Pengelola PIK 2 Bantah Terlibat Pembuatan Pagar Laut Misterius

MUS • Sunday, 12 Jan 2025 - 16:13 WIB

Tangerang - Proyek Strategis Nasional Pantai Indah Kapuk atau PSN PIK 2 kembali jadi sorotan. Kini pengelola PIK 2 dikait-kaitkan dengan pagar laut misterius yang membentang sepanjang 30,16 kilometer (km) di perairan Tangerang, Banten. Namun perwakilan pengelola PIK 2 di bawah manajemen Agung Sedayu Grup, Toni, menepis tudingan tersebut. 

"Soal pagar laut, bukan kami yang melakukan pembangunan," tegas Toni dalam jumpa pers di kawasan PIK 2, Minggu (12/1/2025).

Kesempatan itu juga dimanfaatkan Toni untuk mengklarifikasi berbagai isu miring yang menerpa PSN PIK 2.

"Pertama yang perlu saya sampaikan, PSN dan PIK 2 itu adalah hal yang berbeda. PIK 2 merupakan proyek yang berorientasi pada pembangunan realestate dan sudah berjalan sejak 2009," jelasnya. 

Sedangkan PSN merupakan wilayah di luar perencanaan PIK 2, yang sudah terintegrasi sejak Maret 2024. "Total luas lahannya sekitar 1800-an hektar," ucap Toni. 

PSN PIK 2, lanjut Toni, adalah murni investasi swasta. "Investasi di PSN PIK 2 ini Rp39,7 triliun murni dari kami, tidak ada dana APBN sedikitpun," tegasnya. 

Ia memastikan tidak ada warga yang tergusur imbas PSN PIK 2. "Karena lokasi PSN berada di luar proyek PIK 2 yang realestate. Itu adalah lahan milik negara, bukan lahan warga sekitar sehingga dipastikan proses pembangunan PSN PIK 2 tidak sedikitpun menggusur tanah warga," tutur Toni. 

Dari sisi lingkungan, pengelola turut memperhatikan pelestarian ekosistem mangrove di kawasan PIK 2. "Perlu saya jelaskan, dari 1600 hektar lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dijadikan PSN, hanya 91 hektar yang berupa mangrove. Kemudian kami revitalisasi menjadi 515 hektar. Jadi PSN tidak merusak tapi justru menambah luas area mangrove," jelasnya. 

Ia berharap, keberadaan PSN PIK 2 disikapi dengan bijak dan objektif. Karena proyek strategis ini memiliki manfaat besar, terutama untuk menyerap tenaga kerja. Saat PHK massal membayangi dunia industri, proyek PSN PIK 2 malah menyerap ribuan tenaga kerja. 

"Kami menargetkan 6500 tenaga kerja yang akan terserap. Kemudian ketika PSN ini berjalan dan ada tenant yang beroperasi, akan menambah tenaga kerja kurang lebih 13 ribuan orang. Jadi manfaatnya besar sekali," pungkas dia.