Menbud Apresiasi Insan Perfilman Indonesia yang Telah Menggerakkan Film Indonesia

FAZ • Monday, 4 Nov 2024 - 13:17 WIB

Jakarta – Dalam diskusi bertajuk “Ngopi Pagi” yang berlangsung di ruang Graha Utama, Gedung A, Komp. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (4/11), Menteri Kebudayaan Dr. Fadli Zon, M.Sc., menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan perfilman Indonesia dan dukungan pemerintah dalam memajukan sektor ini.

Menteri Kebudayaan menegaskan pentingnya film sebagai produk budaya yang perlu diapresiasi dan didorong agar terus berkembang. 

“Dalam konteks perfilman Indonesia, tentu saja ini merupakan bagian dari tugas Kementerian Kebudayaan karena film adalah sebuah produk budaya,” ujar Menteri kebudayaan. 

Menurutnya, perfilman Indonesia kini menunjukkan peningkatan signifikan baik dari sisi jumlah penonton maupun apresiasi publik. 

“Kita harus mengucapkan selamat kepada insan perfilman Indonesia yang telah menggerakkan film Indonesia sehingga menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” lanjutnya. 

Ia menyebutkan bahwa dengan jumlah penduduk lebih dari 280 juta, Indonesia memiliki potensi pasar film yang sangat besar. Lebih lanjut, Menteri Fadli Zon menyatakan harapannya agar film Indonesia dapat semakin diterima di kancah internasional dan menjadi bagian dari diplomasi budaya. Ia mengapresiasi sineas Indonesia yang telah mendapatkan pengakuan di festival-festival film internasional yang bergengsi.

Ia menambahkan bahwa potensi cerita dari nusantara, termasuk cerita-cerita fiksi-kreatif dan yang mengandung nilai-nilai budaya, perlu lebih dieksplorasi. 

“Ke depan, kita berharap film Indonesia bisa mendapatkan penghargaan seperti Academy Awards, karena kita memiliki kekayaan cerita dan imajinasi yang kuat,” jelasnya. 

Serangkaian ajang perfilman diagendakan siap diselenggarakan dalam waktu dekat ini dengan dukungan penuh dari Kementerian Kebudayaan, diantaranya adalah Malam Anugerah Festival Film Indonesia (FFI) 2024 yang akan berlangsung pada 20 November 2024.

“Saya berharap FFI bisa menjadi suatu ajang yang terus mewadahi film-film terbaik Indonesia yang dihasilkan oleh insan perfilman Indonesia, dan mudah-mudahan menjadi satu sarana tempat melahirkan sineas-sineas insan perfliman.” pungkas Menteri Kebudayaan. 

Dalam kegiatan Ngopi Pagi bersama Menteri Kebudayaan, dibahas berbagai aspek yang berkaitan dengan penguatan ekosistem perfilman tanah air dengan pemangku kepentingan di bidang perfilman, diantaranya dari kalangan asosiasi bidang perfilman dan komunitas film. Kesempatan ini menjadi momen Menteri Kebudayaan untuk menyerap aspirasi dari insan perfilman. 

“Pertemuan kita ini mempunyai satu tujuan yang sama, menciptakan ekosistem perfilman yang kondusif sehingga menghasilkan karya-karya terbaik yang bisa merepresentasikan Indonesia”. tutup Menteri Kebudayaan.

Kegiatan Ngopi Pagi ini menjadi langkah awal Kementerian Kebudayaan untuk membangun dialog dengan para pemangku kepentingan di bidang kebudayaan, dan ke depan akan terus dilaksanakan bersama berbagai kalangan seperti seniman musik, lukis, tari, dan asosiasi di bidang kebudayaan serta pemangku kebudayaan lainnya demi memperkuat ekosistem budaya Indonesia