UBJ Berkolaborasi Dengan UMB Tingkatkan Kemandirian Siswa SMA Ibnu Sina Melalui Kewirausahaan

ANP • Monday, 14 Oct 2024 - 14:37 WIB

JAKARTA -- Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ)  Bersama dengan SMA Ibnu Sina (IBS) dan Universitas Mercu Buana (UMB) pada tanggal 10-12 Oktober 2024 menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian siswa dalam berwirausaha didesa Cilaketan.

Program yang didanai Oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Teknologi (Kemendikbudristek)  - Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Berjudul ”Pelatihan Peningkatan Kemandirian Ekonomi Siswa Melalui Kewirausahaan Berbasis Economic Security”

Program ini diketuai oleh Husna Farhana dengan dukungan tim dosen dan mahasiswa dari UBJ DAN UMB Kampus jakarta, anggota tim terdiri dari  Rona Tumiur Mauli Carolin Simorangkir, Decenny Amelia, Pratiwi Nila Sari, Mahda Syifa, Evi Dalilah. 

Acara ini dibuka secara Resmi Oleh Tim abdi masyarakat dan Pimpinan Yayasan yaitu Bapak Awaludin. Dilanjutkan  sesi pertama, siswa dibekali dengan Konsep Dasar Economic Security disekolah Oleh ketua Tim Abdi Masyarakat Yaitu Dr. Husna Farhana S.E, M.Pd yang berisi tentang pendidikan keamanan ekonomi yang komprehensif, diharapkan  generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara  finansial, mampu mengelola keuangan mereka sendiri, dan  berkontribusi pada kemajuan ekonomi masyarakat.

Selanjutnya sesi kedua dilanjutkan oleh Rona Tumiur Mauli Carolin Simorangkir, SE.,MM. CMA. CIBA., CBV., CERA  dengan tema Mengembangkan Keahlian Berwirausaha yang berisi kewirausahaan merupakan salah satu roda penggerak pembangunan ekonomi. Kewirausahaan atau entrepreneurship akan mendorong inovasi, menciptakan lapangan pekerjaan baru, dan peningkatan penerimaan negara melalui pajak. Dalam pelatihan siswa juga dihimbau memiliki motivasi atau mimpi tinggi, berani mencoba, inovatif, dan mandiri. Mereka dituntut mampu melakukan perubahan dan menghasilkan sesuatu yang baru. Dengan kemampuan tersebut akan membuat usahanya lebih bernilai sehingga menjadi daya tarik konsumen. 

Setelah selesai sesi luring yang sudah dipaparkan oleh pemateri, siswa diberi tugas mandiri untuk mengisi soal berbasis kewirausahaan. Tugas ini diberikan untuk mengimplementasikan pembelajaran yang sudah dipelajari dalam kelas. Tugas mandiri ini menjadi menjadi bagian penting dalam proses pelatihan, dimana peserta diharuskan ikut serta untuk menghasilkan generasi yang kreatif dan inovatif dalam mengembangkan kewirausahaan dizaman yang serba canggih.

Sesi tatap muka kedua dilaksanakan secara luring dan daring pada tanggal 11 Oktober 2024 di SMA Ibnu Sina (IBS), Desa Cilaketan. Acara ini dihadiri Oleh Tim abdi masyarakat dan Pimpinan Sekolah yaitu Awwaludin. 

Pada sesi kedua, Peserta mendapatkan materi lebih mendalam terkait pembelajaran Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis yang dipaparkan oleh Rona Tumiur Mauli Carolin Simorangkir, SE.,MM. CMA. CIBA., CBV., CERA. Materi ini dirancang untuk Membantu siswa dalam mempelajari kelayakan suatu bisnis yang akan dijalani, dari proses merencanakan bisnis secara sederhana sehingga para peserta didik bisa memahami pentingnya membuat perencanaan bisnis, aspek pemasaran, aspek hukum, aspek keuangan, aspek ekonomi dan aspek lingkungan. Dan dilanjutkan oleh pemateri Decenni Amelia, S.Pd., M.Pd secara Daring dengan Tema terkait Media Sosial dan Pemasaran Online yang diajarkan.

Materi yang disampaik memberikan peserta didik mengenai pemasaran yang menarik bagi seorang wirausaha dalam membuat pemasaran yang dapat meningkat pesat. Dalam sesi materi juga dilakukan praktek pembuatan promosi melalui Media Sosial dengan membuat Video Konten pemasaran Online melalui media Sosial tiktok ataupun Intagram.

Sesi tatap muka kedua dilaksanakan secara luring dan daring pada tanggal 12 Oktober 2024 di SMA Ibnu Sina (IBS), Desa Cilaketan. Acara ini dihadiri Oleh Tim abdi masyarakat dan Pimpinan Sekolah yaitu Awwaludin. 

Sesi Selanjutnya Materi Pembukuan dan Laporan Sederhana pada sesi akhir yang diberikan oleh Pratiwi Nila Sari, SE, M. Ak., CPA  melatih peserta didik dalam pembuatan pembukuan sederhana, agar peserta didik paham melakukan proses pembukuan dan membuat laporan keuangan sederhana.  yang dikerjakan yang nantinya akan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam berwirausaha. Setelah selesai sesi Hybrid yang sudah dipaparkan oleh pemateri, siswa diberi tugas mandiri untuk mengisi soal Pembukuan sederhana dan Tugas ini diberikan untuk mengimplementasikan pembelajaran yang sudah dipelajari dalam kelas.

Disisi lain, Tim PKM juga memberikan Asistensi langsung kepada peserta dalam proses pembelajaran kewirausahaan, dengan sebab itu memastikan bahwa peserta paham akan pembelajaran yang sudah dipaparkan oleh pemateri untuk memastikan siswa memiliki kemampuan pengembangan dalam hal kewirausahaan yang berkualitas tinggi.

Peningkatan kewirausahaan dalam pendidikan menjadi fokus utama bahwa kedua-duanya adalah hal penting dalam aspek kehidupan untuk menunjang keberhasilan para peserta didik ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Awwaludin menegaskan bahwa kolaborasi antara UBJ, IBS, dan UMB dalam kegiatan ini menunjukan seberapa pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pusat sekolah IBNU SINA, dan pemerintahan daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Keterlibatan berbagai pihak dalam program ini juga menunjukan bahwa peningkatan kualitas pendidikan bukanlah tanggung jawab satu pihak saja, melainkan membutuhkan dari berbagai pihak untuk membangun kerja sama yang baik dari berbagai penjuru masyarakat.

Kerjasama dalam Program Pengabdian Masyarakat ini merupakan aksi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di indonesia terutama dalam mewujudkan Indonesia emas 2045.