Kerjasama Dengan Pemprov Sumsel, LPDB KUMKM Lakukan Pendampingan UMKM dan Koperasi

ANP • Friday, 6 Sep 2024 - 09:48 WIB

Palembang - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) akan melakukan pendampingan bisnis dan ekosistem terhadap Koperasi dan UKM di Propinsi Sumetera Selatan.

Hal tersebut dilakukan setelah dilakukan penandatanganan kerjasama antara Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo dengan Pj Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi dalam Puncak Acara Hari UMKM Nasional 2024 digelar di Jaka Baring Sport Center Palembang Sumatera Selatan, Kamis (5/10/2024).

Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo mengatakan, pendampingan tersebut dilakukan, agar koperasi lebih fokus dalam pengembangan bisnis hingga ekosistem untuk mendapatkan dana bergulir.

"Mereka merasakan bahwa selama ini masih banyak kekurangan. Maka perlu pendampingan yang harus dilandasi oleh payung hukum kerjasama," tegas  Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo di Jaka Baring Sport Center Palembang Sumatera Selatan, Kamis (5/10/2024).

Supomo menjelaskan, pihaknya telah melakukan pendataan, dimana terdapat 8 koperasi yang memerlukan pendampingan bisnis, agar nantinya proposal untuk pengajuan dana bergulir dapat disetujui.

"Ada 8 yang sudah kita mapping. Ada yang sudah mengajukan proposal, yang perlu pendampingan. Bagaimana mengakses persyaratan atau mengupload yang mau disampaikan proposal ke LPDB. Ada juga yang memang pendampingan bisnisnya maupun ekosistem," katanya.

Ia menyatakan komitmennya dalam memudahkan akses dana bergulir. Badan Layanan Umum Kementerian Koperasi dan UKM itu juga berharap akses pembiayaan dapat memperluas operasional koperasi, meningkatkan pelayanan anggota, meningkatkan kapasitas produksi, serta membuka peluang baru dalam memasarkan usaha.

Sebelumnya, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) meluncurkan Program Inkubator Wirausaha 2024 yang berfokus pada sektor koperasi

Badan Layanan Umum Kementerian Koperasi dan UKM itu mengajak seluruh koperasi di Indonesia untuk mendaftar program tersebut. Program ini dirancang untuk memberikan pendampingan yang komprehensif dalam meningkatkan tata kelola kelembagaan, usaha, dan keuangan bagi koperasi, dan koperasi-koperasi memiliki standar kinerja yang jelas.

Dalam Program Inkubator Wirausaha 2024, koperasi akan mendapatkan berbagai keuntungan agar naik kelas dan bisa lebih berkembang. Keuntungan yang akan didapatkan, antara lain inkubasi secara gratis, investasi/penyertaan/equity, pinjaman/pembiayaan/kredit, serta kerja sama termasuk transaksi atas produk atau jasa.

LPDB-KUMKM adalah lembaga keuangan non-bank yang bertugas mengelola dana bergulir untuk pembiayaan KUMKM berupa pinjaman dan bentuk pembiayaan lainnya.