
Jakarta - Dalam sebuah perjalaanan di dunia kampus perguruan tinggi sealu memiliki keterkaitan antara leadership (Kepemimpinan) dan reputasi. Hal ini dikarenakan karena semakin baik dan tepat memilih pemimpin dengan berbagai kebijakannya, maka akan dapat menunjang reputasi sebuah Perguruan Tinggi (PT)
Hal itulah yang berhasil dibuktikan oleh Rektor Universitas Tarumanagara (Untar) Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., I.P.U., ASEAN Eng. Ketika terpilih sebagai Rektor Untar pada 2016 lalu, Prof Agustinus sebagai salah satu Profesor dengan usia termuda itu, sudah memiliki sebuah peta perjalanan yang menjadi visi -misi dalam mengembangkan kampusnya. Komitmen yang tinggi dan kualitas yang dimilikinya menjadikan kampus Untar terus berkembang dan menjadi lebih unggul.
Selama 8 tahun pengabdiannya dan keberhasilmya memimpin kampus Untar juga ditandai dengan penghargaan sebagai Rektor PTS Terbaik Program Academic Leader Award (2019) Distinguished Leadership Award IEOM Society (2022). Dengan “ tangan besi terarahnya” Untar berkembang dan meraih penghargaan baik dalam dan luar negri dengan segudang prestasi. Pengabdian yang segera berakhir mulai hari ini 28 Agustus 2024 dan bertepatan dengan hari Ultahnnya ke 52 menjadikannya sebagai contoh teladan yang dapat ditiru dari berbagai hal termasuk menjalankan visi misi pendidikan disertai dengan action atau tindakan nyata.
Prof Agustinus mengatakan mengelola perguruan tinggi swasta (PTS) bukanlah perkara mudah hingga membawa kampus meraih berbagai capaian. Dibutuhkan kerja sama dengan semua sivitas akademika untuk mencapai hal itu.
“PTS harus mandiri mengelola segala macemnya, menampilkan produk-produk andalannya ke publik, sementara persaingannya menggila dengan berbagai macam cara,” ucapnya beberapa waktu lalu.
Diapun mengucapkan apresiasi dan terima lasih atas lerja samanya selama ini membangun Untar menjadi lebih baik.
“ Terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu saya dalam mengembangkan kampus Untar untuk teman, yayasan Untar, media dan LLDikti Wilayah III kemendikbudristek,” pungkasnya.
Disis lain, Penghargaan yang tinggi juga diberikan oleh lembaga pemerintah dibawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang berfungsi untuk melakukan pengawasan Perguruan Tinggi di wilayaj jakarta. Kepala LLDikti Wilayah III kemendikbudristek , Toni Toharudin, mengapresiasi kinerja Prof Agustinus atas capaian Untar yang masuk menjadi salah satu institusi unggul dari ratusan ribu perguruan tinggi di Indonesia.
” Jadi prestasi akreditasi yang unggul bisa dihitung jari.Akreditasi itu merupakan satu indikator bahwa pimpinan perguruan tinggi atau rektor konsen terhadap kualitas, Untar juga memiliki akreditasi prodi unggul sebanyak 19 prodi juga akreditasi internasional,” tuturnya.
Tony menjelaskan, UNTAR juga mendorong para dosen dan mahasiswa terlibat aktif dalam proses penelitian, yang relevan dengan kebutuhan pasar, dunia usaha, dunia industri (Dudi).
Ia mengutarakan Untar memiliki jumlah publikasi yang terindeks yang banyak dihasilkan para dosen UNTAR yang menunjukan Rektor Untar selalu berkeinginan maju secara global.
“itu dilakukan sampai saat ini, mudah-mudahan Rektor pengganti beliau selanjutnya dapat mengikuti jejak Prof. Agustinus, karena sebagai leader sangat penting untuk terus meningkatkan keberlanjutan dari pimpinan sebelumnya," tukas Toni.
Dalam catatan internal, kepemimpinan Prof Agustinus sebagai Rektor Untar memiliki torehan sejarah pretasi yang panjang. Selama 8 tahun memimpin Untar Prof. Agustinus berhasil meningkatkan kinerja Untar.dalam berbagai hal diantaranya mendapatkan konversi akreditasi dari Akreditasi A ke Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ini capaian besar dan komitmen Untar mencetak generasi unggul dengan nilai Integritas, Profesionalisme, dan Entrepreneurship (IPE).
Untar juga meraih pengakuan internasional yakni. Empat program studi, yaitu S1 Teknik Sipil, S1 Teknik Industri, S1 Teknik Elektro, dan S1 Teknik Informatika, berhasil meraih Akreditasi Internasional dari Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). Prestasi ini tidak hanya menunjukkan keberhasilan akademis tetapi juga menegaskan posisi Untar dalam skala global sebagai calon World Class University.
Berikutnya pada 2023, Untar meraih penghargaan 4-Star dari Quacquarelli Symonds (QS) Rating, sebuah peningkatan signifikan dari rating tiga bintang yang diterima pada tahun 2019. Rating ini mencerminkan “Rated for Excellence” yang menegaskan kualitas pendidikan dan fasilitas di Untar. Penilaian ini melibatkan berbagai indikator, termasuk pengajaran, internasionalisasi, fasilitas, serta kesiapan kerja alumni.
Pada 2024 Untar juga berhasil masuk dalam daftar pemeringkatan kampus top dunia oleh Times Higher Education (THE), lembaga pemeringkatan perguruan tinggi internasional. Untar diakui dalam empat kategori utama, yaitu Top Universities for Sustainable Industrialisation and Tech, Top Universities Fostering Global Partnerships, Top Universities Promoting Societal Peace and Justice, serta Top Universities for Promoting Quality Education. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas kontribusi Untar terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Selanjutnya , EduRank juga memberikan peringkat bagi Untar, menempatkannya sebagai universitas ke-63 terbaik di Indonesia dan ke-5 terbaik di Jakarta. Peringkat ini didasarkan pada hasil riset, prestasi non-akademik, serta pengaruh alumni, dengan menganalisis lebih dari 66.700 sitasi dari 47.100 publikasi akademik di 562 universitas di Indonesia, termasuk 53 universitas dari Jakarta
Selama menjabat, Agustinus di antaranya telah membawa Untar sebagai menempati posisi ke-34 dan PTS ke-8 terbaik versi Kemendikbudristek tahun 2019, memperoleh akreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada September 2017, berhasil menjadi kampus terbaik ke-60 di Indonesia, meraih rating tiga bintang oleh QS University Rating tahun 2019 dan meraih peringkat 601+ di Asia, hingga masuk jajaran 30 kampus terbaik di Indonesia oleh QS Uni Ranking tahun 2021.
Dengan kata lain, segudang prestasi dimasa pimpinan Prof Agustinus sebagai Rektor Untar membuktikan adanya keterkaitan kepemimpinan dengan reputasi. Hall itu dapat diurai bahwa kebijakan seorang pemimpin di sebuah perguruan tinggi menjadi kunci dan penentu sebuah prestasi yang tercipta kemudian atau masa yang akan datang. Moga kedepan banyak kampus di perguruan yang terus dapat memilih dengan tepat pinpinan ataurektor baru yang berkualitas dan terus memajukan dunia pendidikan.