Bentuk Apreasiasi, Kemenpan RB Berikan Penghargaan kepada 33 ASN Teladan

AKM • Tuesday, 27 Aug 2024 - 21:28 WIB

Jakarta - Kinerja aparatur sipil negara atau ASN mendapatkan perhatian khusus dari pemerintan. Mereka yang berkerja baik dan berintegritas selama ini  mendapatkan penghargaan sebagai bemtuk apresiasi.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Mentri PANRB). Abdullah Azwar Anas memberikan penghargaan kepada 33 orang aparatur sipil negara atau ASN teladan untuk memacu peningkatan kinerja.

"Ini (penghargaan ASN) menjadi cara dari pemerintah untuk mendorong agar ASN kita ke depan bekerja, berkinerja, dan berdampak," ujar Azwar Anas  dalam acara ASN Talent Fest 2024 dan Anugerah ASN 2023 di Jakarta, Selasa (27/8).

Azwar Anas berharap penghargaan yang diberikan kepada para ASN dapat menjadi penghargaan yang berdampak, sebagaimana perintah Presiden Joko Widodo untuk mendorong reformasi birokrasi yang berdampak.

"Kita melibatkan PPATK dan BIN untuk melihat rekam jejak mereka dan mereka teruji. Bukan hanya kerja di ruangan, tetapi integritasnya juga teruji," kata Menteri PANRB.

ASN Talent Fest 2024 dan Anugerah ASN diharapkan mendorong terbentuknya talent pool di instansi pemerintah, khususnya di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), serta mendorong terciptanya ASN yang kompetitif dan profesional untuk memberikan pelayanan publik yang berdampak.

Pegawai ASN terbaik dari setiap kategori menerima Piala Adhigana dari Menteri PANRB termasuk kenaikam pangkat luar biasa.

"Mudah-mudahan penghargaan hari ini menjadi penghargaan yang berdampak, begitu juga pertemuan hari ini akan menjadi pertemuan yang berdampak," tandas Azwar Anas.

Sebelumnya, terdapat 11 kategori dalam Anugerah ASN ini, yakni Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Terbaik yang dimenangi Suryo Utomo dari Kementerian Keuangan, JPT Pratama Terbaik yang dimenangi I Putu Eka Merthawan dari Pemerintah Kabupaten Badung, Jabatan Administrator Terbaik yang dimenangi Idi Bantara dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Untuk kategori Jabatan Pengawas Terbaik diraih Teguh Haris Pathon dari Pemerintah Kota Bandung, kategori Best Employee direbut Inarni Nur Dyahwanti dari Pemerintah Kabupaten Temanggung, dan kategori Dosen Terbaik disabet Krisdiana Wijayanti dari Kementerian Kesehatan.

Kemudian, untuk Guru Inklusi Terbaik dimenangi Supriyono dari Kementerian Agama, Guru Terbaik diraih Kuswanto dari Pemerintah Kabupaten Sigi, Dokter Terbaik disabet Anang Endaryanto dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Bidan Terbaik dimenangi Baiq Mery Shintana dari Kabupaten Lombok Timur, serta Perawat Terbaik direbut Sulistianingsih dari Kabupaten Banyumas.

Kesiapan ASN Ke IKN

Mentri PANRB, Abdullah Azwar Anas menegaskan pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara (IKN) masih menunggu kesiapan ekosistem di ibu kota baru tersebut.

"Jadi, begini, semula (dijadwalkan) September. Terakhir arahan Presiden jangan buru-buru (pindah) kalau ekosistemnya belum siap," ujar Azwar Anas.

Anas mengatakan pemerintah sudah menyiapkan hunian untuk aparatur sipil negara (ASN) di IKN. Akan tetapi, Anas juga menyoroti pentingnya untuk memastikan rampungnya infrastruktur penunjang apabila para ASN sudah pindah ke IKN.

Fasilitas penunjang yang dimaksud adalah adanya jaringan ritel, sarana pengiriman barang, hingga perbankan.

"Jadi, nanti kita tunggu karena arahan Presiden, ditunggu sampai ekosistemnya sudah siap, dipersiapkan untuk pindah," tambahnya.

Anas menegaskan Kementerian PANRB sudah menyiapkan semuanya mwngenai skenario pemindahan ASN ke IKN.

"Kami sudah memetakan terkait dengan skenario pemindahan ASN, termasuk seluruh kementerian/lembaga, nanti eselon satunya siapa, eselon duanya siapa, nama-namanya sudah ada," tuturnya.