ASEAN Youth Movement: Bonus Demografi Jangan Sampai jadi Bencana 

MUS • Saturday, 24 Aug 2024 - 06:54 WIB

Lebak - Isu tentang bonus demografi yang sudah sejak lama bergulir, menjadi momentum bagi angkatan muda untuk ambil bagian dalam memajukan Indonesia.

Hal itu dibahas oleh motivator muda nasional, Syafii Efendi dalam paparan materinya di acara International Seminar ASEAN Youth Movement di Lebak, Banten pada 23 Agustus 2024.

Syafii Efendi menyampaikan bahwa bonus demografi adalah kesempatan yang jarang terjadi.

"Dahulu Jepang menggunakan ini untuk menjadi negara maju, saat ini waktunya bagi Indonesia. Kita memiliki jumlah usia produktif yang tinggi. Ini kesempatan untuk mendorong ekonomi menjadi maju dan mensejahterakan masyarakat dengan terbukanya lapangan kerja serta berhentinya laju angka pengangguran," katanya. 

"Bonus demografi ini tidak boleh menjadi bencana demografi," tutupnya disambut tepuk tangan peserta seminar yang berjumlah hampir 1000 anak muda.

Dalam kesempatan yang sama, Wimnus Banten sebagai penyelenggara juga memberikan apresiasi terhadap Pemda Lebak dan Banten yang telah mendukung acara ini. "Kami berharap ke depan, acara edukasi yang berbasis mindset entrepreneurship ini bisa terus didukung," harap Ketua Wimnus Banten Desy Christiana.