
JAKARTA - Perayaan Hari Kebaya Nasional ini pertama kali diselenggarakan oleh Kongres Wanita Indonesia (Kowani) pada Rabu (24/07/2024). Ketua Umum Kowani, Giwo Rubianto Wiyogo, menyatakan bahwa tema peringatan kali ini adalah 'Lestarikan Budaya dengan Bangga Berkebaya'. Tema ini diharapkan dapat menggaungkan kembali semangat perjuangan perempuan Indonesia.
"Dengan berkebaya, mereka menjadi agen ekonomi dan budaya. Dengan diselenggarakannya peringatan Hari Kebaya Nasional bersama perempuan dari seluruh penjuru Indonesia ini, maka akan menggaungkan kembali nilai historis dari perjuangan perempuan Indonesia dan nilai filosofis yang kebaya, bukan hanya sebagai pakaian wanita, tetapi warisan budaya tak benda yang melambangkan kesederhanaan, keanggunan, kelembutan, dan keteguhan para perempuan Indonesia," kata Rubianto.
Ia menambahkan bahwa di era globalisasi ini, nilai-nilai kebangsaan semakin tergerus. Oleh karena itu, Kowani sebagai ibu bangsa sejak 1935 mendapatkan amanat dari para founding mother untuk mempersiapkan dan mendidik generasi penerus yang unggul, berkualitas, berjiwa nasionalis, dan cinta Tanah Air. Kowani juga memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan dan melestarikan simbol identitas bangsa, termasuk eksistensi kebaya melalui peringatan Hari Kebaya Nasional.
Sementara itu, terlihat Presiden Jokowi, didampingi oleh Ibu Iriana, menghadiri Peringatan Hari Kebaya Nasional 2024 di Istora Senayan pada Rabu (24/7/24). Dalam acara tersebut, Presiden Jokowi mengenakan baju batik bernuansa cokelat, sementara Ibu Iriana tampil anggun dengan kebaya kutu baru biru berbahan beludru.
Presiden Joko Widodo menetapkan tanggal 24 Juli sebagai Hari Kebaya Nasional berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 19 Tahun 2023, yang disahkan pada 4 Agustus 2023 di Jakarta.
"Keputusan Presiden Tentang Hari Kebaya Nasional. Menetapkan tanggal 24 Juli sebagai Hari Kebaya Nasional. Hari Kebaya Nasional bukan merupakan hari libur." demikian bunyi Diktum dalam Keppres tersebut.
Rubianto menjelaskan maksud dan tujuan diselenggarakannya Peringatan Hari Kebaya Nasional ke-1 tahun 2024, antara lain:
1. Memperkenalkan dan menggaungkan kembali kebaya sebagai bagian dari sejarah perjuangan para perempuan Indonesia.
2. Meningkatkan wujud cinta dan bangga pada identitas bangsa dan Tanah Air.
3. Melestarikan warisan budaya dengan menjadikan kebaya sebagai salah satu wadah kreativitas tanpa menghilangkan nilai pakem dari kebaya, yang memiliki nilai ekonomi untuk memajukan ekonomi bangsa.
4. Menjadikan kebaya sebagai busana wanita yang bisa dipakai dalam berbagai acara.
Dengan adanya Hari Kebaya Nasional, diharapkan kebaya tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi dan kreativitas bangsa Indonesia.