Kualitas pilkada 2024, Tentukan Kualitas Pemimpin Indonesia

AKM • Friday, 19 Jul 2024 - 10:17 WIB
Diskusi Dialektika Demokrasi terkait pilkada 2024 ( Istimewa)

Jakarta - Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 pada Rabu, 27 November 2024 di seluruh Indonesia menimbulkan dinamika yang terjadi. Peraturan dan pengawasan akan menentukan kualitas pilkada dan sosok pimpinan yang dihasilkan.

Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera mengatakan bahwa kualitas kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) akan sangat menentukan kualitas dari pemimpin Indonesia.

"Kualitas pilkada akan sangat menentukan kualitas pemimpin Indonesia, baik di level daerah maupun pusat," kata Mardani Ali Sera dalam diskusi dialektika demokrasi bertajuk Aspirasi Parlemen untuk Pilkada Serentak Berkualitas melalui sambungan virtual di Jakarta, Kamis (18/7).

Mardani lantas memaparkan empat persyaratan agar pilkada mampu menghasilkan para pemimpin berkualitas di Tanah Air.

Pertama, adanya partisipasi publik. Partisipasi publik ini, menurut dia, menentukan orang-orang baik yang akan terseleksi.

"Kalau tidak ada partisipasi paling-paling kelompok-kelompok tertentu yang NPWP, nomor piro wani piro (yang terpilih). Akan tetapi, kalau ada partisipasi publik yang baik, money politics dan intimidasi tidak akan mampu bertahan karena setiap orang punya hak masing-masing," ujarnya.

Kedua, adanya regulasi yang adil dan memberikan kesempatan bagi semua. Menurut dia, hal tersebut akan sangat ditentukan oleh peran penyelenggara pemilu, media, dan civil society.

"Ayo kita kawal PKPU, perbawaslu, dan netralitas ASN, TNI, dan Polri agar ada regulasi yang membumi dan terlaksana di lapangan, jangan cuma di atas kertas," tandasnya.