Strategi KemenKopUKM untuk Wujudkan Indonesia Jadi Negara Maju

ANP • Friday, 17 May 2024 - 11:12 WIB

BOGOR – Berbagai langkah dan strategi telah dilakukan Kementerian Koperasi dan Usahan Kecil Menengah (KemenKopUKM) dalam mendukung target Pemerintah Indonesia menjadi negara maju pasa tahun 1945. Langkah itu salah satu di antaranya mendorong UMKM naik kelas.

“Selama ini struktur usaha nasional masih didominasi oleh sektor usaha mikro yang mencapai 99,62 persen, usaha kecil 0,30 persen, usaha menengah 0,06 persen dan usaha besar sebesar 0,01 persen,” kata Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Bidang Hubungan Antar Lembaga, Riza Damanik dalam acara Media Gathering Kementerian Koperasi dan UKM, di Bogor, Kamis (16/05/2024).

Media Gathering Forwakop 2024 dibuka oleh Sekretaris KemenkopUKM Arif Rahman Hakim. Hadir juga Kepala Biro Komunikasi Teknologi Informasi Budi Mustopo, Kabag Humas Edy Yanto dan para wartawan yang tergabung dalam Forwakop.

Menurut Riza, untuk mendorong UMKM naik kelas tersebut, ekosistemnya harus disiapkan. “Pak menteri (Menteri Koperasi dan UKM TetenMasduk) telah menyiapkan itu. Di antaranya dengan mendirikan rumah produksi bersama, prioritas pembiayaan kepada koperasi sektor riil, dan hilirisasi produk-produk unggulan di daerah-daerah, dan sebagainya,” katanya.

Ia menambahkan, selama ini struktur usaha nasional masih didominasi oleh sektor usaha mikro yang mencapai 99,62 persen, usaha kecil 0,30 persen, usaha menengah 0,06 persen dan usaha besar sebesar 0,01 persen.

“Struktur ekonomi yang seperti ini tentu akan sulit bagi kita untuk bisa menjadi negara maju, maka salah satu pekerjaan besar adalah bagaimana menciptakan industri menengah yang menjadi agregator bagi usaha kecil,” ujar dia.

Pendapatan Perkapita Meningkat

Riza mengatakan, untuk mewujudkan target pemerintah Indonesia menjadi negara maju pada 2045, harus memenuhi sejumlah syarat. Misalnya, pendapatan perkapita per tahun rata-rata harus sebesar 30.300 dolar AS. Sementara PDB Per Kapita tahun 2023 masih sebesar 4.919.7 dolar AS. Sehingga, untuk mencapai 30.300 dolar AS, diperlukan perjuangan yang tidak mudah.

“Diperlukan upaya untuk meningkatkan pendapatan hingga 5-6 kali lipat dari yang diperoleh hari ini untuk bisa menjadi negara maju. Memang ini tidak mudah karena struktur usaha saat ini mayoritas masih usaha mikro,” kata Riza.

Salah satu strategi yang bisa dilakukan untuk memenuhi syarat menjadi negara maju adalah dengan mendorong peningkatan kelas usaha. Dengan cara ini maka secara langsung akan berdampak pada peningkatan pendapatan pelaku usaha.

“Jadi strateginya adalah pelaku usaha yang mikro-mikro ini perlu melakukan agregasi dan berkumpul berdasarkan klaster atau membentuk koperasi agar produktivitasnya lebih tinggi dan hasilnya juga lebih baik,” tegasnya.