Gerak Cepat, Hutama Karya Group Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumbar

MUS • Thursday, 16 May 2024 - 17:09 WIB

Jakarta - PT Hutama Karya (Persero) bersama anak perusahaannya PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) melalui HK Peduli Sumatra Barat bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi korban musibah banjir dan tanah longsor di Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, serta Kota Padang Panjang Sumatra Barat pada Sabtu (11/5) lalu. 

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim mengatakan penyaluran bantuan senilai Rp 200 juta direalisasikan secara bertahap melalui koordinasi bersama pemerintah daerah dan tim di lapangan yang terjun langsung untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran sejak Senin (13/5). 

“Mewakili perusahaan, bantuan yang mencakup berbagai kebutuhan pokok berupa sembako telah diserahkan pada posko bantuan di SDN 08 Kubang Duo, Koto Panjang, Kabupaten Agam, Sumatra Barat oleh perwakilan karyawan HKI Proyek Tol Padang - Sicincin,” ujar Adjib. 

Lebih lanjut Adjib mengatakan, selain kebutuhan pokok, Hutama Karya dan HKI juga mengirimkan bantuan dukungan infrastruktur berupa material bangunan dan alat berat excavator yang digunakan untuk membuka akses jalan, membersihkan sisa material longsor, dan mempercepat perbaikan infrastruktur di Kota Padang Panjang. 

“Sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat terdampak, kami telah menyalurkan sejumlah bantuan tambahan berupa matras tidur, selimut, pakaian, perlengkapan kebersihan pribadi, barang-barang esensial untuk keluarga, obat-obatan serta baju layak pakai untuk anak-anak dan dewasa di Kabupaten Tanah Datar,” ujar Adjib. 

Ia menegaskan penyaluran bantuan ini merupakan komitmen Hutama Karya Group atas kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak. Terlebih lokasi bencana tersebut berdekatan dengan wilayah pembangunan Proyek Tol Padang - Pekanbaru, Seksi Padang - Sicincin. 

“Kami turut prihatin dengan bencana yang terjadi di beberapa wilayah di Sumatra Barat dan berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mendukung proses pemulihan pasca bencana,” tutup Adjib.