BAZNAS Salurkan Bantuan Sarana Laboratorium Komputer dan Gerai ZCoffee di Kampus Yogyakarta

ANP • Thursday, 4 Jun 2026 - 23:18 WIB

YOGYAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Kabupaten Sleman menyalurkan bantuan sarana laboratorium komputer kepada tiga perguruan tinggi di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta meluncurkan program ZCoffee di Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan ekonomi mahasiswa. 

Adapun bantuan sarana laboratorium komputer tersebut diberikan kepada Universitas AMIKOM Yogyakarta, Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA), dan Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), dengan total nilai bantuan mencapai Rp298,92 juta.

Selain penguatan sarana pendidikan, BAZNAS juga meluncurkan Program ZCoffee di UNISA Yogyakarta melalui dua outlet yang dikelola empat mahasiswa mustahik dengan total nilai bantuan sebesar Rp80 juta.

Hingga saat ini, sebanyak enam outlet ZCoffee BAZNAS telah beroperasi di sejumlah kampus di wilayah Yogyakarta dan berhasil memberdayakan 12 mustahik.

Penyerahan bantuan sarana laboratorium komputer dan ZCoffee BAZNAS secara simbolis dilakukan di Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Rabu (3/6/2026). 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan sekaligus  Pembina Wilayah Prov. D.I.Yogyakarta Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., mengatakan, bantuan fasilitas pendidikan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. 

"Fasilitas pendidikan seperti laboratorium komputer merupakan investasi sosial. Manfaatnya tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga akan mendukung peningkatan kapasitas dan daya saing mahasiswa di masa mendatang," ujarnya.

Lebih lanjut, Rizaludin berharap keberadaan ZCoffee di lingkungan kampus juga dapat mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi produktif sekaligus meningkatkan kemandirian mahasiswa penerima manfaat.

"Keberhasilan implementasi Program ZCoffee di UNISA Yogyakarta akan sangat ditentukan oleh sinergi dan peran aktif pihak kampus dalam melakukan pendampingan, pembinaan, serta penguatan kapasitas usaha," katanya.

Rizaludin juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan partisipasi dalam berzakat. Menurutnya, semakin besar dana zakat yang terhimpun, semakin luas pula program pemberdayaan yang dapat dijalankan untuk membantu mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Sleman, Harda Kiswaya mengapresiasi dukungan BAZNAS terhadap sektor pendidikan melalui penyediaan sarana laboratorium komputer bagi mahasiswa penerima manfaat.

Menurut Harda, kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan BAZNAS menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mengentaskan kemiskinan.

"Bantuan ini diharapkan dapat mendukung mahasiswa menyelesaikan pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan mereka pada masa yang akan datang," ujar Harda.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Kriswanto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung program Sleman Pintar yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa paket komputer, printer, dan televisi untuk menunjang kegiatan pembelajaran di tiga perguruan tinggi penerima manfaat.

"Dengan rincian, UNISA Yogyakarta menerima bantuan sebesar Rp115,8 juta, Universitas AMIKOM Yogyakarta Rp115,8 juta, dan UTY Rp67,32 juta," jelas Kriswanto.

Sementara itu, Rektor UNISA Yogyakarta, Warsiti, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sleman dan BAZNAS atas dukungan terhadap penguatan sarana pembelajaran digital di lingkungan kampus.

“Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan semangat belajar, tetapi juga ketersediaan akses pendidikan serta sarana dan prasarana pendukung. Kami sangat mengharapkan keberadaan alat komputer dan sarana prasarana ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Warsiti.