
Makkah - Kementerian Agama sangat memperhatikan kebutuhan jemaah haji Indonesia, hingga hal-hal terkecil. Termasuk soal makanan untuk jemaah lansia yang giginya tak lengkap lagi alias ompong.
Menag Yaqut Cholil Qoumas meminta Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah menyediakan menu yang ramah lansia, seperti bubur kacang hijau.
BACA JUGA: Cek Persiapan Armuzna, Menag Yaqut Minta Jemaah Hemat Energi untuk Puncak Haji
BACA JUGA: Ini Ikhtiar Kemenag Wujudkan Haji Ramah Lansia
"Makan khusus untuk jemaah lansia agar stamina terjaga. Karena jemaah lansia sebagian sudah tidak ada giginya. Kita tahu karakter di Arab Saudi itu nasinya panjang-panjang dan keras. Kita mau untuk jemaah haji lansia lebih lunak dan bisa pakai bubur. Saya sudah minta pak dirjen PHU carikan di mana itu bubur kacang hijau untuk sarapan," kata Menag Yaqut kepada tim Media Center Haji Di Makkah, Senin (19/6) malam.
Sebelumnya Menag Yaqut secara khusus juga meminta jemaah haji Indonesia, terutama lansia, agar fokus menyambut puncak haji dengan menjaga kondisi fisiknya.
"Puncak ibadah haji ini masih beberapa waktu ke depan, tolong dihemat energinya. Jadi yang sunnah itu sudah cukup, sekarang mempersiapkan diri untuk puncak haji. Dengan begitu semua akan berjalan lancar, tidak banyak peristiwa yang tidak kita inginkan," ucap Gus Men, sapaan akrabnya.