El Medina Hadir Teruskan Perjuangan Syiar Al Quran Syeikh Ali Jaber

FAZ • Monday, 20 Feb 2023 - 09:31 WIB

Jakarta — Program El Medina Syeikh Ali Jaber Rahimahullah (El Medina) tidak terasa telah berjalan selama dua tahun.  Kegiatan dan kiprah El Medina dimulai setelah ustad kharismatik Syeikh Ali Jaber wafat pada 14 Januari 2021 lalu. 

Program-program El Medina meliputi fokus pada Al Qur’an sebagai sumber keberkahan dan “healing” untuk para umat muslim terutama kaum perempuan . 

Founder sekaligus Executive Director El Medina, Deva Rachman, sekaligus Istri Syeikh Ali Jaber mengemukakan bahwa El Medina hadir untuk meneruskan perjuangan Syeikh Ali Jaber sekaligus meraih keridhaan Allah dan keberkahan Al Qur’an. 

“El Medina memulai program dengan hal yang simple tapi mengena pada anggota nya yaitu, memulai dan menutup hari dengan Al Qur’an. Setiap hari kami membuka tilawah harian dengan peserta uang alhamdulillah saat ini konstan selama dua tahun terakhir.  Saya bersyukur bahwa Allah memberikan keberkahan waktu dan mengizinkan kami berjuang mendekatkan diri pada Al Qur’an”, kata Deva Rachman, Founder El Medina. 

Deva menyatakan bahwa selain kelas tilawah, El Medina menghadirkan kelas Tahseen online, Kajian bulanan offline, kelas kajian kitab-kitab fikih dan mashur yang dipandu oleh lulusan-lulusan santri yang mumpuni. 

“Kami juga hadirkan Ustadz dan Ustadzah yang memiliki hafalan 30 juz untuk tilawah juga menghadirkan Ummu Fahad serta beberapa anggota keluarga Syeikh Ali Jaber untuk kelas Tahseen,” tambah Deva. 

Anggota dan pengikut kajian El Medina berasal bukan hanya dari DKI Jakarta tapi dari seluruh indonesia dan negara-negara lain seperti Singapore, Jerman, Spanyol, Amerika dan lain sebagainya. 

Peserta El Medina banyak terdiri dari kalangan profesional swasta dan juga wiraswasta serta purba bakti.  Hadirnya El Medina semasa awal covid menjadi pilihan baru karena selain full online, topik-topik yang dibahas terkait hal keseharian amat relevan bagi pesertanya. 

“Kami berharap perjuangan ini mendapatkan keridhaan Allah dan dimudahkan untuk memahami Al Qur’an” tutup Deva.