
Jakarta - Setiap negara memiliki keterbatasan dan kelebihannya sehingga mendorong aktivitas bisnis yang ada pada suatu negara untuk melakukan ekspansi ke luar negeri. Bisnis domestik yang selama ini dilakukan oleh perusahan-perusahaan nasional mulai ditinggalkan untuk beranjak ke bisnis yang berskalainternasional atau dengan kata lain perusahaan mulai terlibatdalam bisnis internasional.
Head of International Business Management I3L School of Business (ISB) Fariz Hutama Putra menyatakan Bisnis internasional adalah istilah yang digunakan untuk bisnis yang melibatkan minimal dua negara. Bisnis ini dapat dilakukan oleh pemerintah maupun swasta.
“Bisnis Internasional semakin banyak di pelajari mengingat manfaat mempelajari bisnis internasional dalam kemajuan suatu bisnisdan usaha,” ujar Fariz dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (3/6).
Menurut Fariz, mempelajari bisnis Internasional dapat Mengetahui perkembangan bisnis negara lain
Produk dari negara lain juga bisa menjadi pesaing dalamperdagangan, sehingga sangat penting manfaat mempelajari bisnis internasional.
“Jika perusahaan tidak mengetahui perkembangan bisnis maka perusahaan akan kesulitan dalammengembangkan bisnis,” tuturnya.
Fariz menjelaskan pemahaman bisnis internasional juga dapat memgetahui cara memperluas jaringan, karena Jaringan dan interaksi sangat penting dalam pertumbuhan internasional.
“Manfaat mempelajari bisnis internasional juga bisa mengetahui cara dan langkah-langkah yang perludilakukan oleh seorang pebisnis untuk memperluas jaringan,” ungkap Faritz.
Selain itu, Faritz menjelaskan Bisnis Internasional juga akan membantu mengenal kebijakan perdagangan disebabkan setiap negara memiliki kebijakan perdagangan yang berbeda-beda. Sebab, ketika perusahaan mulai memperluas penjualan produk hingga ke negara lain, perusahaan harus mengikuti kebijakan yang berada di negara tersebut.
“Pengusaha sangat penting untuk manfaat mempelajari bisnis internasional sehingga mengetahui berbagai kebijakan yang berbeda dari negaranya sehingga bisa mengurangi resiko kerugian yang bisa timbul. Pengusaha juga harus memahami bahwa terkadang ada pembatasan impor dan ekspor di negara lain, sehingga pengusaha harus mengikuti aturan tersebut,” ungkapnya.
Faritz menilai dengan mengenal bisnis internasional juga dapat mengetahui produk yang sesuai
Setiap negara hidup dengan kebudayaannya dan dapat berbeda dengan kebudayaan dari negara lain. Pengusaha harus memahamj hal ini sehingga dapat menyediakan produk yang sesuai bagi negara lain.
“Mengetahui hal ini maka pengusaha dapat secara maksimal melakukan bisnis karenatelah mengetahui yang diinginkan oleh pasar,” jelas Fariz.
Mengenal aktivitas bisnis internasional yang memiliki aktivitas utama yang menjadi karakteristik bisnis internasional yaitu invisible trade, visible trade dan investasi internasional.
“Invisible trade adalah perdagangandalam bidang jasa. Usaha ini dapat meliputi travel, bank dan sebagainya,” tandasnya.