Warga Surabaya Korban Kerusuhan Sorong Papua Terima Santunan dari Mensos Risma

MUS • Monday, 7 Mar 2022 - 12:54 WIB

Surabaya - Putri Sekarini tak kuasa menahan air matanya, saat bertemu dengan Mensos Tri Rismaharini. Putri Sekarnini adalah istri dari almarhum Yanda  Firman, korban kerusuhan Cafe Double O Sorong Papua Barat pada akhir Januari lalu. Dirinya tidak menyangka akan perhatian yang begitu besar dari Menteri Sosial.

"Saya terharu kepada beliau ( Mensos Risma ) yang begitu perhatian kepada saya dan keluarga. Tidak pernah terbayangkan," ujar Putri di rumahnya Banyuurip Kidul III Surabaya.

Dalam pertemuan yang berlangsung singkat di rumah almarhum Yanda Firman, Mensos Risma minta Puteri untuk tabah dan kuat untuk membesarkan anak semata wayangnya. Mensos juga akan membantu istri almarhum  Yanda Firman untuk mendapatkan penghasilan tambahan dirumah sembari membesarkan anaknya.

"Tadi Ibu Mensos memberikan santunan untuk saya, agar bisa menghidupi keluarga, menggantikan peran suami saya yang telah tiada," lanjut Puteri.

Puteri yang tinggal bersama anak dan orang tuanya menyampaikan terima kasih tak terhingga atas perhatian Mensos yang sangat luar biasa, yang sangat peduli terhadap keluarganya setelah ditinggal oleh almarhum Yanda Firman.

"Bu Mensos sangat perhatian, kami hanya bisa membalas dengan doa agar Bu Risma sehat selalu dalam menjalankan tugasnya," pungkas Puteri.

Yanda Firman adalah anggota group band yang ikut menjadi korban kerusuhan di Cafe Double O Sorong Papua Barat. Selain Yanda, Mensos Risma juga menyerahkan santunan untuk Desra Wahyudi Achiruluis, 39 tahun di  Siwalankerto, 
Christian Wahyu, 35 warga Gubeng Masjid, Surabaya dan  Machfud Basuni, laki-laki, 40 tahun. Mereka semua menjadi korban meninggal tak kala kerusuhan meletus di Cafe Double O Sorong yang menyebabkan belasan orang meninggal dunia.

Mensos menyerahkan santunan bagi masing-masing ahli waris Rp 15 juta sehingga total santunan ahli waris sebesar Rp 60 juta. Selain santunan, Mensos juga memberikan bantuan sembako, dan bagi anak korban diberikan laptop untuk mendukung kegiatan sekolah, serta mainan bagi anak yang masih balita.

Penyerahan santunan oleh Mensos untuk 4 keluarga ahli waris kerusuhan di Cafe Double O di Kota Sorong, Papua Barat merupakan bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat yang tengah mengalami musibah, tidak hanya saat terjadi bencana alam melainkan bencana non alam.

"Kementrian Sosial tidak hanya memberikan bantuan dalam kejadian bencana alam. Terhadap bencana yang terkait dengan konflict sosial kita juga memberikan bantuan, seperti hari ini.Selain Surabaya, kita juga akan memberikan bantuan untuk korban yang ada di Pasuruan, Sulawesi dan Bandung,"  ujar Mensos Risma.