Semeru Masih Bergolak, Relawan Indonesia Care Bergerak di sejumlah daerah

ANP • Wednesday, 8 Dec 2021 - 21:18 WIB

LUMAJANG - Kondisi darurat masih diberlakukan hingga 25 hari kedepan, Semeru belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Ribuan penyintas masih bertahan di lokasi pengungsian.

Tim SAR dari BNPB, TNI, Polri dan para relawan dari sejumlah lembaga kemanusiaan di Lumajang masih berjibaku mencari korban yang hilang dan tertimbun. Tercatat sudah lebih dari 34 orang ditemukan meninggal dunia, 69 luka-luka serta 4000 jiwa lebih mengungsi.

Di Jakarta sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat Cireundeu, Sada Jakarta, Himapokus  Jabodetabek, KMA PTIQ-IIQ, KMJ UIN Jakarta, KMM Cirendeu bersama Indonesia Care menggelar penggalangan donasi di sejumlah titik.

Ketua HMI Komisariat Cireundeu Raihan Edimara mengaku para mahasiswa tergerak melihat sejumlah foto dan video yang beredar di sosial media saat bencana erupsi terjadi. "Sangat mengerikan dan membuat trauma pastinya. Kami ingin bersamai mereka. Lewat cara inilah (menggalang donasi) kita bisa bersamai mereka. Sedikitnya kita dapat ikut meringankan derita mereka," imbuh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta tersebut.

Ia bersama sejumlah aktivis mahasiswa dari berbagai komunitas mengaku bergabung dengan Brigade Relawan Nusantara (BRN) Indonesia CARE untuk bisa terus berbuat bagi kemanusiaan. 

Hal senada diungkapkan Ketua komunitas mahasiswa subulussalam Aceh di Jakarta SADA Jakarta, Adi Asmara melihat peristiwa bencana Semeru ini kembali mereminder bangsa ini. " Negara kita berada di titik rawan bencana karena masuk ring of fire. Potensi bencana sangat tinggi. Dibutuhkan solidaritas dan soliditas sesama anak bangsa. Saling bantu disaat saudara kita ada yg menderita. Jangan beda-bedakan suku, agama, ras dan golongan," tandas Adi.

Para mahasiswa di Jabodetabek ini, rencananya akan terus menggelar penggalangan donasi dan langsung menyalurkannya ke lokasi bencana. "Insya Allah aksi ini dilakukan hingga beberapa hari kedepan", imbuh Adi.

Merespon positif dukungan para mahasiswa, direktur eksekutif Indonesia Care Lukman Azis Kurniawan berharap agar sikap peduli terhadap sesama terus ditumbuhkan. Mahasiswa sebagai agen perubahan jangan samapai membawa perubahan kearah individualistik. "Kuatkan kepedulian, bantu sesama yang kesusahan. Karena untuk menjadi manusia tidak sulit. Cukup memiliki rasa kemanusiaan," imbuh mantan jurnalis tersebut.

Lukman juga menegaskan saat Indonesia CARE juga telah berkolaborasi mendapatkan dukungan untuk Semeru melalui jejaring Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Tengah dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu. " Dukungan juga diberikan oleh institusi media dan perusahaan-perusahaan yang peduli pada lingkungan," imbuhnya.

Di Lumajang sendiri, ungkap Lukman posko Indonesia Care berada di Graha KAHMI Lumajang Jl. Srikoyo Kelurahan Kutorenon Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang.

Untuk donasi bisa melalui rekening BSI di 7000-555-292 atas nama Indonesia Cepat Aktif Responsif dan Empati (ANP)