Kapal Penjaga Pantai AS Ikuti Latihan Bersama Bakamla RI

MUS • Thursday, 23 Sep 2021 - 07:25 WIB

Jakarta – Kapal Penjaga Pantai AS USGC Munro (WMSL) melakukan serangkaian operasi dan latihan bersama dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Senin (20/9/2021) di sepanjang perbatasan laut Indonesia – Singapura, tepatnya Selat Singapura.

Para awak kapal mengikuti latihan komunikasi antarkapal, manuver multi-unit, dan kesadaran maritim selama berada di laut.

Komandan Kapal Munro Letkol Laut Blake Novak menyatakan, “Latihan maritim bersama mitra Indonesia kami memperkuat hubungan dan memberikan peluang bagi para awak kapal untuk bekerja sama dan membangun kekuatan masing-masin. Memperkuat aliansi dan kemitraan kita memupuk komitmen bersama akan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, serta memajukan perdamaian, keamanan, kesejahteraan, dan hak kedaulatan seluruh bangsa.”

Kemitraan Penjaga Pantai AS (U.S. Coast Guard) dengan Indonesia tumbuh semakin kuat. Pada 2019, kapal penjaga pantai milik AS, USCGC Stratton melakukan aktivitas bersama Bakamla RI sebagai bagian dari penugasannya ke wilayah Pasifik Barat, termasuk berlabuh di Batam dan melakukan latihan di Provinsi Kepulauan Riau. Kapal Stratton juga berpartisipasi dalam latihan Cooperation Afloat Readiness and Training dengan TNI Angkatan Laut pada 2019.

Munro, yang merupakan kapal kelas national security cutter berukuran lebih dari 120 meter, meninggalkan pelabuhan asalnya di Alameda, California, pada bulan Juli untuk penempatan selama beberapa bulan di Pasifik Barat. Kapal dan awak yang beroperasi di bawah kontrol taktis Armada ke-7 Angkatan Laut AS ini mengikuti pertukaran profesional dan latihan pembangunan kapasitas bersama dengan negara-negara mitra, serta berpatroli dan beroperasi sesuai arahan. 

Kapal sekelas Munro memiliki kapabilitas komando dan kontrol yang canggih, fasilitas pendukung aviasi, peluncur perahu yang kokoh, dan daya tahan lebih untuk patroli jarak jauh, sehingga memungkinkan para awaknya untuk menggagalkan ancaman terhadap keamanan nasional di lokasi lepas pantai yang lebih jauh lagi.

Komandan U.S. Coast Guard Wilayah Pasifik Laksamana Madya Michael F. McAllister mengutarakan kebanggaannya beroperasi dengan Bakamla.

“U.S. Coast Guard bangga beroperasi bersama Bakamla untuk meningkatkan kapabilitas, memperkuat tata kelola maritim, keamanan, dan mendorong tatanan internasional berbasis aturan. Memperkuat kemitraan berkontribusi terhadap kebaikan bersama maritim di kawasan ini, dalam upaya pencarian dan penyelamatan, penegakan hukum, respons lingkungan laut, dan kepentingan bersama lainnya,” ujarnya.

Sebagai institusi penegak hukum negara dan angkatan bersenjata, U.S. Coast Guard memiliki posisi unik untuk menggelar operasi pertahanan dalam rangka mendukung komando tempur di ketujuh benua.

Penugasan secara rutin menyediakan pasukan dalam operasi militer gabungan di seluruh dunia, termasuk pengerahan kapal kelas cutter, kapal, pesawat terbang, dan pasukan khusus yang dapat dikerahkan.

Sementara Kapal Patroli Bakamla RI (Indonesia Coast Guard) yang melaksanakan Passing Exercise dengan Kapal Coast Guard Amerika Serikat USCGC Munro – 755 adalah KN. Pulau Dana – 323. 

Berdasarkan rilis tertulis yang diterima mnctrijaya.com, KN. Pulau Dana – 323 yang sedang melaksanakan patroli rutin keamanan dan keselamatan laut di sekitar perbatasan laut Indonesia - Singapura, mendapati kontak radio sekitar pukul 08.00 WIB dari USCGC Munro. Diketahui USCGS Munro sedang bertolak dari Singapura melalui jalur internasional bagian timur Selat Singapura.

Dengan eratnya hubungan kerja sama antara Bakamla RI dengan US Coast Guard, menanggapi informasi tersebut, kedua kapal mengabadikan momen tersebut dengan melaksanakan passing exercise. 

KN Pulau Dana dan USCGC Munro bertemu di titik Rendezvous (RV) 1° 13’ 45” N – 104° 03’ 24” E dimana USCGC Munro masih berada di jalur perairan internasional dan KN. Pulau Dana - 323 berada di batas perairan teritorial Indonesia.

Dengan formasi C, dan jarak antar kapal 500 yard dengan kecepatan 10 knot, kedua kapal melakukan communication exercise dengan menggunakan frekuensi umum CH16, utama CH67, dan sekunder CH72. Pada jarak sekitar 1.5 nautical mile (NM) dari titik RV, dilanjutkan dengan flag hoist exercise atau komunikasi dengan bendera.

Selanjutnya, dengan jarak 3 NM dari titik RV dengan USCG Munro sebagai penjuru, KN. Pulau Dana – 323 melakukan escort exercise dengan formasi 3. Sampai pada jarak 6.7 NM, kedua kapal melakukan photo exercise.

Mengakhiri kegiatan passing exercise, KN. Pulau Dana – 323 melakukan salute atau penghormatan kepada USCGC Munro sebelum melanjutkan patroli. Selanjutnya KN Pulau Dana kembali melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan laut di wilayah perairan teritori Indonesia bagian Timur.