Pasar Antardesa Indonesia dan Pos Indonesia Kerjasama Pemanfaatan Layanan Jasa

ANP • Friday, 25 Jun 2021 - 20:01 WIB

Jakarta - Pada hari Kamis Tanggal 24 Juli 2021 ini, PT. Pasar Antardesa Indonesia dan PT. Pos Indonesia memprakasai kerjasama pertamanya  melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pemanfaatan Layanan Jasa dan Potensi Masing-Masing Pihak.

Acara penandatanganan ini dipimpin oleh  Faizal Rahmat Djoemadi selaku Direktur Utama PT Pos Indonesia dan Tritan Saputra selaku CEO PT. Pasar Antardesa Indonesia, disaksikan juga oleh Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Siti Choiriana, SVP Sales & Marketing PT Pos Indonesia (Persero) Adi Sunanto, VP Penjualan Korporat PT Pos Indonesia (Persero)  Fajar Kurnianto, VP Penjualan Ritel PT Pos Indonesia (Persero) Makky M Makmur dan dari pihak PT. Pasar Antardesa Indonesia disaksikan oleh Siddhatta K Sugianto selaku CTO PT. Pasar Antardesa Indonesia dan Djony Rosnipa selaku COO PT. Pasar Antardesa Indonesia dan Mukhlis Yulianto sebagai Vice Presiden Hubungan Antarlembaga dan Organisasi.

CEO PT. Pasar Antardesa Indonesia, Tritan Saputra mengatakan bahwa, pihaknya melihat desa itu luar biasa, menjadi penggerak utama ekonomi yang luar biasa. Namun problem besar dari masyarakat desa adalah mereka di desa menjual produk dengan harga murah namun membeli barang kebutuhan sehari-harinya dengan harga mahal.

"Kami berfikir bagaimana memperpendek jalur distribusi ini, maka dari itu PT. Pasar Antardesa Indonesia hadir sebagai solusi. Kami akan segera launching bulan depan. Potensi pos dengan 54rb titik itu menjadi pacuan kami juga agar bisa berkembang bersama selain itu juga ada dukungan dari tim Kemendes, asosiasi terkait dan beberapa penggerak desa," katanya dalam acara Mou di Jakarta, Kamis (24/6/2021).

Dengan adanya MOU antara PT Pos Indonesia dengan PT. Pasar Antardesa Indonesia diharapkan bisa menggali lebih potensi yang dimiliki oleh kedua belah pihak dan akan bersinergi secara berkesinambungan.

Sementara itu, Vice Presiden Hubungan Antarlembaga dan Organisasi PT. Pasar Antardesa Indonesia atau yang dikenal dengan brand antardesa.id, Mukhlis Yulianto juga berharap dengan MoU dua pihak dapat bersinergi untuk memperlancar perjalan bisnis antardesa.id kedepan.

"Tentu kami berharap, MoU ini dapat membawa manfaat antar dua pihak, dan kami dari antardesa.id berkomitmen untuk saling bersinergi demi lancarnya perjalanan bisnis ini kedepan," sambung Mukhlis Yuliato.

Ia berharap dengan MoU juga dapat menambah kepercayaan publik untuk menjadikan antardesa.id sebagai mitra atau pusat produsen.

"Dengan MoU, semoga pelaku bisnis semakin yakin dan percaya dengan antardesa.id," lanjut Mukhlis.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pos Indonesia, Faizal Rahmat Djoemadi  menyampaikan, Alibaba memotong rantai distribusi dari pengusaha sampai ke buyer sehingga value nya dinikmatin oleh produsen, sehingga diharapkan menjadi alibabanya indonesia.

"Dan hari ini tidak ada bisnis yang bisa berjalan sendiri. Semua businessman cenderung fokus ke core bisnisnya karena kalau terlalu jauh dari kompetensi kemungkinan berhasilnya kecil, termasuk di PT Pos Indonesia. Kita mempunyai 4 fokus core competencies, yaitu: Kurir service, Logistic service, Jasa keuangan dan Property service'" katanya

Dengan core competencies yang dimiliki, PT. Pos Indonesia siap bekerjasama dengan PT. Pasar Antardesa Indonesia secara maksimal. Persoalan membinaan desa, pengusaha, UMKM dan bagaimana supply chain akan menjadi core competencies dari PT. Pasar Antardesa Indonesia. Kita saling berkolaborasi dan saling melengkapi sehingga akan melahirkan integrated service yang bagus. PT Pos Indonesia berharap kerjasama dengan PT. Pasar Antardesa Indonesia ini menjadi win-win dan sustainable.

“Mari kita bareng bareng memakmurkan desa kita walaupun dimasa pandemi.” tegasnya. (ANP)