
DEPOK – Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (DPP Pemuda LIRA) resmi melantik pengurus periode 2026–2031 di Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (7/11/2026). Di bawah kepemimpinan Habibie Mahabbah, organisasi ini berkomitmen memperkuat peran pemuda dalam pembangunan nasional, pengawasan kebijakan publik, dan pemberdayaan masyarakat.
Mengusung tema “Pemuda LIRA untuk Indonesia Berintegritas, Progresif, dan Berani Bela Rakyat”, pelantikan tersebut dihadiri tokoh nasional, senior organisasi, pejabat kementerian dan lembaga, serta kader Pemuda LIRA dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Habibie menegaskan bahwa Pemuda LIRA harus menjadi organisasi yang menghadirkan kontribusi nyata, bukan sekadar menjalankan kegiatan seremonial.
“Pemuda LIRA tidak boleh hanya menjadi organisasi yang ramai dalam kegiatan, tetapi harus menjadi organisasi yang nyata dalam kontribusi,” tegasnya dalam keterangan tertulis kepada Media, Minggu (8/11).
Ia menyampaikan tiga fokus utama kepemimpinan, yakni menjadi mitra kritis pemerintah, memperkuat fungsi kontrol sosial, serta menciptakan generasi muda yang mandiri, produktif, dan berintegritas.
Menurut Habibie, Pemuda LIRA siap mendukung program pemerintah yang berpihak kepada masyarakat. Namun, organisasi tetap akan menjalankan fungsi pengawasan dan menyampaikan kritik konstruktif terhadap kebijakan publik.
“Kita harus mampu menjadi mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan, memberikan masukan, menyampaikan gagasan, serta menghadirkan solusi. Namun, menjadi mitra pemerintah bukan berarti kehilangan daya kritis,” ujarnya.
Memperkuat Konsolidasi
Untuk merealisasikan visi tersebut, DPP Pemuda LIRA akan memperkuat konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta mengembangkan program di bidang ekonomi kreatif, pendidikan, kewirausahaan, advokasi hukum, dan sosial kemasyarakatan.
Habibie juga mengingatkan seluruh kader agar menjaga independensi, menghindari kepentingan pribadi, dan menjadikan organisasi sebagai wadah pengabdian kepada masyarakat.
Ia berharap kepengurusan 2026–2031 menjadi momentum pembuktian melalui program kerja yang terukur dan memberikan manfaat nyata.
“Anak muda bukan sekadar pewaris masa depan, tetapi juga pelaku perubahan hari ini,” ungkapnya.
Pelantikan ditutup dengan ikrar Ketua Umum untuk menjalankan amanah organisasi dan memperkuat peran Pemuda LIRA dalam kehidupan masyarakat. Organisasi ini diharapkan mampu berkontribusi dalam pembangunan nasional sekaligus tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat.