
JAKARTA – Sebanyak empat tim marching band dari sejumlah sekolah di Jakarta mendapat dukungan dan motivasi dari Anggota DPD RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta, Fahira Idris, menjelang keikutsertaan mereka dalam Kejuaraan Nasional Federasi Youth Band Indonesia (FYBI) 2026.
Kejuaraan yang berlangsung pada 7–8 November 2026 di Kota Tangerang, Banten, tersebut akan diikuti 44 tim marching band dari sembilan provinsi. Kontingen Jakarta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik sekolah dan daerah.
Dukungan Fahira diwujudkan melalui kunjungan dan pelepasan empat tim perwakilan Jakarta. Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung sejak 3 November dan ditutup dengan pelepasan tim marching band SD Kemala Bhayangkari I di Jakarta Utara, Jumat (6/11/2026).
Dalam kesempatan itu, Fahira menilai keikutsertaan siswa dalam kompetisi nasional tidak semata-mata berorientasi pada perolehan gelar juara. Lebih dari itu, marching band menjadi salah satu sarana pendidikan yang dapat mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter generasi muda.
Menurutnya, proses latihan hingga tampil dalam sebuah kompetisi mengajarkan berbagai nilai positif, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, hingga kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim.
"Marching band bukan sekadar memainkan alat musik atau menampilkan gerakan yang indah. Di dalamnya ada proses panjang yang mengajarkan anak-anak tentang disiplin, kerja keras, tanggung jawab, saling percaya, dan kekompakan," ujar Fahira di SD Kemala Bhayangkari I, dalam ketetangan tertulis, Jakarta, Jum'at (6/11).
Ia juga menyebut kompetisi tingkat nasional dapat menjadi kesempatan bagi para siswa untuk melatih keberanian, meningkatkan kepercayaan diri, serta belajar menjunjung tinggi sportivitas. Interaksi dengan peserta dari berbagai daerah juga dinilai dapat memperluas pengalaman dan wawasan anak-anak.
Fahira berpesan agar seluruh peserta mengikuti kejuaraan dengan penuh semangat, menjaga kekompakan, dan tidak menjadikan pertandingan sebagai beban. Ia berharap para siswa dapat menikmati proses kompetisi serta memberikan penampilan terbaik.
Meski berharap kontingen Jakarta mampu meraih prestasi, Fahira mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh jumlah piala atau penghargaan yang diperoleh.
"Keberanian untuk tampil, kerja keras, semangat pantang menyerah, dan kemampuan bekerja sama juga merupakan kemenangan yang membanggakan. Jangan jadikan pertandingan sebagai beban, tetapi sebagai kesempatan untuk belajar, menambah pengalaman, dan menunjukkan kemampuan terbaik," katanya.
Sebelum mengunjungi SD Kemala Bhayangkari I, Fahira telah melepas tiga tim marching band lainnya. Pada Selasa (3/11/2026), pelepasan dilakukan terhadap Tim Marching Band SEGA dari SMP Negeri 103 Jakarta Timur dan Tim Marching Band Gema Swara Melodi dari SD Negeri Jatinegara 08 Jakarta Timur.
Selanjutnya, pada Rabu (4/11/2026), Fahira melepas Tim Marching Band Gita Seinove dari SMP Negeri 69 Jakarta Barat.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Fahira turut memberikan apresiasi kepada pihak sekolah, manajer tim, guru, pelatih, ofisial, serta orang tua siswa yang telah mendukung persiapan para peserta.
Ia menilai keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan pengembangan potensi anak. Dukungan keluarga dan lingkungan sekolah diperlukan agar siswa memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan serta mengembangkan bakatnya.
Fahira juga mendorong agar ruang bagi kegiatan seni, olahraga, kebudayaan, dan kreativitas terus diperluas di lingkungan pendidikan. Menurutnya, pengembangan potensi generasi muda tidak cukup hanya melalui pembelajaran akademik, tetapi juga perlu didukung kegiatan nonakademik yang memberikan pengalaman langsung.
"Potensi generasi muda tidak hanya berkembang melalui pendidikan akademik, tetapi juga melalui seni, olahraga, kebudayaan, dan berbagai kegiatan kreatif. Marching band adalah salah satu contoh bagaimana bakat dan kreativitas dapat tumbuh beriringan dengan pembentukan karakter," jelasnya.
Lebih lanjut, Fahira berharap kejuaraan nasional yang diselenggarakan FYBI dapat menjadi bagian dari pembinaan generasi muda secara berkelanjutan. Kompetisi diharapkan tidak berhenti sebagai ajang perebutan gelar juara, melainkan menjadi ruang evaluasi dan peningkatan kemampuan bagi para peserta.
Ia juga berharap seluruh tim perwakilan Jakarta dapat menjaga sportivitas, membangun persahabatan dengan peserta dari daerah lain, serta memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti kejuaraan.
"Selamat berjuang untuk seluruh kontingen marching band Jakarta. Berangkatlah dengan percaya diri, jaga kekompakan, bawa nama baik sekolah, banggakan Jakarta, dan tunjukkan kemampuan terbaik. Semoga seluruh peserta diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, dan hasil terbaik," pungkasnya.
Kejuaraan Nasional FYBI 2026
Sebagai informasi, Federasi Youth Band Indonesia (FYBI) merupakan organisasi olahraga masyarakat yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI). Organisasi ini didirikan pada 10 Oktober 2021 dengan fokus pada pembinaan dan pengembangan marching band melalui kegiatan pelatihan, festival, serta kejuaraan.
Kejuaraan Nasional FYBI 2026 akan digelar pada 7–8 November 2026 di Kota Tangerang, Banten. Ajang yang diselenggarakan Pengurus Pusat FYBI bersama FYBI Banten sebagai tuan rumah tersebut diikuti 44 tim dari sembilan provinsi.
Sejumlah kategori yang dipertandingkan meliputi Cultural Parade, Concert, Color Guard Contest, dan Individual Contest. Melalui kompetisi ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kedisiplinan, dan semangat sportivitas.