
JAKARTA – PT Triyasa Pirsa Utama memperkenalkan identitas brand baru, Triyasa Hijau, dalam ajang Minerba Convex 2026 yang berlangsung pada 2–3 November 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
Perubahan identitas tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan kebutuhan industri, khususnya pada bidang survei, pengujian, verifikasi, dan konsultasi teknis.
Dalam identitas barunya, perusahaan mengusung tagline CETAR yang merupakan singkatan dari Cepat, Tepat, dan Terpercaya. Ketiga prinsip tersebut menggambarkan aspek pelayanan yang ingin ditekankan perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasionalnya.
Direktur Sales & Marketing PT Triyasa Pirsa Utama, Pradisio Mahandono, mengatakan perubahan identitas tersebut tidak terlepas dari perjalanan perusahaan yang telah beroperasi sejak 1988.
Menurut dia, pengalaman panjang yang dimiliki perusahaan menjadi salah satu landasan dalam memperkuat identitas dan menjaga standar profesionalisme di tengah perubahan kebutuhan industri.
“Rebranding menjadi Triyasa Hijau merupakan langkah strategis untuk memperkuat identitas perusahaan sekaligus menegaskan komitmen kami dalam menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang,” ujar Pradisio dalam keterangan tertulis kepada Media, Jakarta, Selasa (2/11).
Ia menjelaskan, prinsip CETAR mencakup tiga aspek utama dalam pelayanan, yakni kecepatan merespons kebutuhan pelanggan, ketepatan hasil pekerjaan, serta kepercayaan yang dibangun melalui integritas dan konsistensi layanan.
Pradisio menambahkan, perusahaan berupaya mempertahankan fondasi profesionalisme yang telah dibangun selama puluhan tahun sekaligus membawa identitas baru yang dinilai lebih relevan dengan perkembangan industri.
Dalam menjalankan kegiatannya, Triyasa Hijau memiliki enam lini layanan utama. Cakupannya meliputi Marine Surveys, Non-Marine Surveys, Cargo Surveys, Verification Surveys, Laboratory Services, dan Technical Consultation.
Keenam layanan tersebut mencakup berbagai kebutuhan survei di sektor maritim maupun nonmaritim, pemeriksaan kargo, verifikasi, pengujian laboratorium, hingga konsultasi teknis.
Pengenalan identitas baru di Minerba Convex 2026 juga menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk bertemu dengan pelaku industri pertambangan, mitra usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.
Ajang tersebut berlangsung selama dua hari dan menjadi ruang pertemuan bagi berbagai pihak yang berkaitan dengan industri mineral dan batu bara. Melalui partisipasinya, perusahaan membuka kesempatan untuk memperkenalkan profil dan cakupan layanan kepada pengunjung.
Perubahan menjadi Triyasa Hijau menandai babak baru perjalanan PT Triyasa Pirsa Utama. Meski mengusung identitas berbeda, perusahaan tetap membawa pengalaman sejak 1988 sebagai bagian dari sejarah dan landasan dalam menjalankan kegiatan usahanya.
Di tengah dinamika industri yang terus berkembang, konsistensi kualitas, ketepatan hasil, dan integritas menjadi sejumlah aspek yang akan menentukan bagaimana perusahaan mempertahankan kepercayaan para pengguna jasanya.