Gantikan Dominasi Impor, Pabrik French Fries Majalengka Gunakan Bibit Unggul Lokal

ANP • Tuesday, 27 Oct 2026 - 20:53 WIB

MAJALENGKA - Langkah strategis terus dimaksimalkan untuk memperkuat kemandirian industri pengolahan kentang di dalam negeri. Kehadiran varietas benih kentang khusus industri yang dikembangkan oleh PT Agra Intan Makmur Sejahtera (AIMS) dinilai menjadi titik balik penting dalam mengurangi ketergantungan pada impor bahan baku kentang goreng (french fries).

​Hal tersebut disampaikan oleh mitra kerja produsen makanan, Ismail. Ia menyebutkan bahwa selama ini kebutuhan french fries di Indonesia sebagian besar masih dipenuhi melalui jalur impor. Melalui sinergi penyediaan benih dan bahan baku lokal berkualitas, pabrik pengolahan french fries di Majalengka diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan nasional sekaligus menjadi salah satu yang terbesar di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

​"AIMS merupakan penangkar dan produsen benih kentang varian khusus yang dibutuhkan oleh industri kami. Selama ini french fries kita masih mengandalkan impor. Melalui sinergi ini, pabrik kami memproduksi french fries lokal yang diproyeksikan dapat menjadi yang terbesar, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat ASEAN," ujar Ismail, Selasa (27/10/2026).

​Apresiasi terhadap langkah penguatan industri pangan ini juga disampaikan oleh Staf Ahli Presiden, Joko Purwanto. Ia menyambut baik komitmen para pelaku industri dalam mengembangkannya ke berbagai wilayah.

​"Saya memberikan apresiasi atas komitmen Pak Tommy dan tim. Diharapkan pengembangan varietas unggul ini dapat berjalan lancar dan distribusinya dapat menjangkau berbagai wilayah potensial," tutur Joko Purwanto.

​Joko menambahkan bahwa hilirisasi sektor pertanian dan penguatan industri pangan dalam negeri merupakan prioritas strategis. Langkah ini dinilai penting untuk menekan defisit neraca perdagangan serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

​Dengan terbangunnya ekosistem dari hulu hingga hilir, mulai dari penangkaran benih di tingkat petani hingga pabrik pengolahan berskala besar, Kabupaten Majalengka diproyeksikan menjadi salah satu pusat industri pangan olahan modern yang berdaya saing ekspor.