Dukung Kapolri Berantas Narkoba, Habiburokhman Minta Jaringan Bandar Diusut hingga Akar

AKM • Monday, 26 Oct 2026 - 11:56 WIB
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman

JAKARTA — Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Suyudi yang memimpin langsung upaya pemberantasan jaringan narkoba. Ia meminta Kepolisian RI mempertahankan konsistensi penindakan, termasuk membongkar jaringan bandar dan jalur produksi serta peredaran narkotika hingga ke akarnya.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (26/10/2026), Habiburokhman menilai keterlibatan langsung pimpinan Polri dalam operasi pemberantasan narkoba dapat memperkuat keseriusan penegakan hukum terhadap kejahatan tersebut.

“Selaku Ketua Komisi III DPR RI, saya mengacungi jempol dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri Jenderal Suyudi yang langsung tancap gas memimpin sendiri perang melawan jaringan narkoba di Tanah Air,” kata Habiburokhman.

Menurut dia, pemberantasan narkoba tidak hanya berkaitan dengan penangkapan pelaku kejahatan, tetapi juga upaya melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari dampak penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Habiburokhman menyoroti sejumlah langkah penindakan yang disebutnya dilakukan kepolisian, antara lain pengungkapan pabrik narkoba di Pidie, Aceh, penindakan terhadap produksi tramadol ilegal lintas provinsi, serta penggerebekan lokasi yang diduga menjadi pusat peredaran narkoba.

Ia menilai operasi tersebut perlu dilanjutkan dengan penelusuran jaringan yang lebih luas, termasuk pihak-pihak yang mengendalikan produksi dan distribusi barang terlarang.

“Keberanian Kapolri memimpin langsung operasi-operasi besar ini memberikan pesan yang sangat kuat: negara hadir dan tidak boleh kalah dengan sindikat narkoba,” ujarnya.

Dukung Komitmen Polri

Habiburokhman menyatakan Komisi III DPR RI mendukung komitmen Polri dalam memberantas peredaran narkoba. Ia juga meminta jajaran kepolisian di daerah menjaga kesinambungan penindakan agar upaya pemberantasan tidak berhenti pada pelaku di lapangan.

“Kami meminta Polri terus mempertahankan ritme ini, menyikat habis seluruh jaringan hingga ke akar-akarnya dan para bandar besarnya, demi masa depan anak bangsa yang bersih dari narkoba,” kata dia.

Pernyataan tersebut menegaskan dorongan agar pemberantasan narkoba dilakukan secara berkelanjutan, dengan menyasar tidak hanya pengedar, tetapi juga jaringan produksi dan pihak yang berada di balik peredarannya. Adapun rincian hasil operasi, jumlah tersangka, serta barang bukti dari kasus-kasus yang disebutkan tidak disertakan dalam keterangan tertulis tersebut.