
JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan komitmen untuk terus mencetak generasi Qur’ani yang unggul di berbagai bidang pada peringatan Hari Santri Nasional 2026. Dalam momentum tersebut, turut digelar tasyakuran khataman Al-Qur’an 30 juz oleh Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) dan festival seni, literasi, dan keislaman santri.
Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan kebanggaannya terhadap enam santri SCB yang berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an pada momentum Hari Santri Nasional 2026. Hingga kini, sebanyak 75 hafiz dan hafizah telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an.
“Hafalan Al-Qur’an tersebut semoga tidak berhenti hanya sekadar hafalan, tetapi diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Mengusung tema ‘Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas’, ada harapan besar warga Indonesia bahwa santri akan membangun tonggak-tonggak peradaban yang mulia,” ujar Idy dalam sambutannya pada acara tasyakuran khataman Al-Qur’an dalam rangka peringatan Hari Santri yang digelar di Sekolah Cendekia BAZNAS, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/10/2026).
Sementara itu, Kepala Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB), Ahmad Kamaluddin Afif, S.Pi., M.M., Gr., menyampaikan, momentum Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum bagi para santri untuk saling menguatkan satu sama lain. Ia berharap para santri tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sesuai dengan tujuan BAZNAS dan harapan para muzaki.
“Sekolah Cendekia BAZNAS berkomitmen mencetak santri yang berkarakter. Bukan hanya santri yang unggul dalam bidang akademik dan Al-Qur’an, melainkan juga santri yang, insyaallah, setelah enam tahun menempuh pendidikan di Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB), akan menjadi tunas-tunas muzaki,” ujar Ahmad Kamaluddin.