Festival PALAPA 2026 Satukan Edukasi Kesehatan, Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan UMKM

MUS • Thursday, 22 Oct 2026 - 17:07 WIB

Jakarta - Organisasi PALAPA menyelenggarakan Festival PALAPA 2026 di Kraton Majapahit, Jakarta Timur pada Senin, 19 Oktober 2026. Kegiatan yang dihadiri oleh 300 peserta ini menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan edukasi kesehatan, pelestarian budaya Nusantara, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui kegiatan ini, Organisasi PALAPA mengajak masyarakat untuk membangun kepedulian terhadap kesehatan, memperkuat semangat kebersamaan, serta mendukung berbagai inisiatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Festival PALAPA 2026 merupakan salah satu wujud dari visi organisasi untuk melihat perempuan Indonesia semakin berdaya dan anak-anak tumbuh sehat dengan akses pendidikan yang layak. Visi tersebut diwujudkan melalui beragam kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup, mulai dari edukasi dan layanan kesehatan, dukungan bagi pasien serta penyintas kanker, hingga pelestarian budaya dan penguatan ekonomi masyarakat.

Dipimpin oleh Ketua Umum Organisasi PALAPA, Hetty Andika Perkasa, festival ini juga menjadi momentum untuk merangkum sejumlah peringatan penting sepanjang Oktober, di antaranya Hari Kesaktian Pancasila, Hari Batik Nasional, Hari Ulang Tahun TNI, Hari Kesehatan Mental Sedunia, Hari Pangan Sedunia, serta Bulan Kesadaran Kanker Payudara (Breast Cancer Awareness Month).

“Kami percaya bahwa setiap perempuan berhak mendapatkan perhatian, dukungan, dan kesempatan untuk menjalani hidup yang sehat dan berdaya. Melalui Organisasi PALAPA, kami ingin terus menumbuhkan kepedulian terhadap perempuan, termasuk mereka yang sedang berjuang menghadapi kanker, agar mereka tidak merasa sendiri dan tetap memiliki semangat dalam menjalani kehidupan. Kami berharap kegiatan yang kami hadirkan dapat menjadi ruang untuk saling menguatkan, berbagi kepedulian, dan mendorong lebih banyak pihak untuk bersama-sama memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Hetty.

Berbagai kegiatan dalam festival ini dihadirkan untuk memperluas manfaat bagi peserta yang terlibat. Melalui pendekatan yang menggabungkan kesehatan, budaya, dan pemberdayaan ekonomi, Organisasi PALAPA berharap dapat terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat, peduli, dan saling mendukung.

Meningkatkan Kesadaran Kesehatan dan Dukungan bagi Pejuang Kanker

Mengusung tema “Sinergi Jiwa, Raga & Pangan Sehat”, talkshow kesehatan menjadi salah satu agenda utama Festival PALAPA 2026. Diskusi ini membahas kesehatan, terutama kanker payudara dan kanker serviks, serta pentingnya menjaga kesehatan mental bagi pasien kanker, penyintas, dan keluarga yang mendampingi mereka.

Talkshow ini menghadirkan narasumber antara lain Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, dr. Siti Annisa Nuhonni, Sp.KFR(K), Dokter Gizi Klinik, Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, Sp.GK(K). MS.M, Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa (Psikiater), dr. Sylvia Detri Elvira, Sp.KJ, Subsp. PK(K), dan Cancer Survivor dan penulis buku Bunga dari Cawan Kehilangan, dr. Erika Fanny.

Perjalanan menghadapi kanker tidak hanya berkaitan dengan pengobatan fisik, tetapi juga melibatkan tantangan emosional dan psikologis. Karena itu, dukungan dari keluarga, lingkungan, dan sesama penyintas menjadi bagian penting dalam membantu pasien menjalani proses perawatan dan pemulihan.

Melalui edukasi dan ruang berbagi, festival ini ingin turut memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendampingan yang menyeluruh bagi para pejuang kanker.

Edukasi mengenai gizi dan makanan sehat juga menjadi bagian penting dalam pembahasan, baik untuk mendukung kebutuhan pasien kanker maupun meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pola hidup sehat. Hal ini sejalan dengan misi Organisasi PALAPA untuk menyalurkan nutrisi dan mendukung tumbuh kembang generasi penerus melalui kehidupan yang lebih sehat.

Memperluas Akses Pemeriksaan Kesehatan

Festival PALAPA 2026 juga menghadirkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan gratis melalui kerja sama dengan sejumlah mitra. Layanan yang disiapkan meliputi pemeriksaan gula darah, indeks massa tubuh, tekanan darah, pemeriksaan dahak, inspeksi visual asam asetat (IVA test), pemeriksaan payudara klinis (SADANIS), dan Pap smear.

Selain itu, tersedia layanan deteksi dini kesehatan retina mata berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) serta stretching corner untuk mendukung kebugaran tubuh.

Kehadiran layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala dan deteksi dini. Informasi yang tepat serta akses terhadap pemeriksaan menjadi langkah penting untuk membantu masyarakat lebih memahami kondisi kesehatannya dan mengetahui tindak lanjut yang diperlukan.

Melalui kegiatan ini, PALAPA turut mendorong terbentuknya kebiasaan menjaga kesehatan di lingkungan keluarga dan masyarakat, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan perhatian dan pendampingan selama menjalani proses perawatan.

Merayakan Budaya dan Memberi Ruang untuk UMKM

Festival PALAPA 2026 juga menghadirkan fashion show bertema “Ketangguhan dalam Balutan Batik Nusantara” yang melibatkan Wanita TNI dan Srikandi PALAPA. Peragaan busana ini menampilkan koleksi dari SHAWL & CO, Roemah Kebaya Vielga, dan SAMARA. Dalam sesi SHAWL & CO, Wanita TNI dan Srikandi PALAPA turut menampilkan demo berkain sebagai ajakan untuk mengenal dan mengapresiasi cara mengenakan kain Nusantara dalam gaya yang anggun dan modern.

Selain fashion show, festival ini turut dimeriahkan dengan penampilan tari bertajuk “Gugur Gunung” yang dibawakan oleh anak-anak berkebutuhan khusus dari Komunitas Ibune Winsar. Penampilan ini menjadi bagian dari perayaan budaya sekaligus ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka.

Pelestarian budaya merupakan salah satu misi PALAPA, yakni menjaga nilai-nilai budaya sebagai identitas dan warisan bagi generasi mendatang. Karena itu, rangkaian kegiatan seni dan budaya dalam festival ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan apresiasi terhadap kekayaan budaya Nusantara.
Rangkaian acara turut mencakup Lomba Tumpeng Pancasila yang mengangkat kreativitas kuliner dan semangat kebangsaan. Kegiatan ini melengkapi pesan mengenai pentingnya pangan, kebersamaan, dan pelestarian tradisi dalam kehidupan masyarakat.

Festival ini juga memberikan ruang untuk pameran UMKM dari lingkungan TNI yang menampilkan berbagai produk lokal mulai dari kuliner hingga produk fashion seperti batik dan tas. Pameran UMKM juga menjadi bagian dari upaya mendukung aktivitas ekonomi dan memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk terus mengembangkan potensinya.

Ketua Umum Organisasi PALAPA, Hetty Andika Perkasa, berharap Festival PALAPA 2026 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian dan memberikan manfaat bagi sesama. Menurutnya, semangat kebersamaan perlu terus dijaga agar berbagai upaya sosial dapat membawa dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat.

“Saya berharap Festival PALAPA 2026 dapat menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama. Semoga semakin banyak pihak yang tergerak untuk mendukung para pejuang kanker, memberikan perhatian pada kesehatan dan pendidikan anak, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta menjaga lingkungan dan budaya kita. Saya percaya, dengan kebersamaan dan kepedulian yang terus dijaga, kita dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan generasi mendatang,” pungkas Hetty.