Kongres XXIV INI Bahas Persatuan Organisasi dan Penguatan Profesionalisme Notaris

AKM • Thursday, 22 Oct 2026 - 11:45 WIB
Ikatan Notaris Indonesia (INI) menggelar Kongres XXIV di Padma Hotel Semarang, Jawa Tengah, pada 21–23 Oktober 2026

SEMARANG – Ikatan Notaris Indonesia (INI) menggelar Kongres XXIV di Padma Hotel Semarang, Jawa Tengah, pada 21–23 Oktober 2026. Forum yang diikuti ribuan peserta tersebut membahas keberlangsungan organisasi, penguatan profesionalisme notaris, serta hubungan kelembagaan dengan pemerintah.

Kongres dibuka oleh Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum, Widodo. Ketua panitia, Ari Nur Widanarko, menyebut kegiatan ini diikuti 2.545 peserta, termasuk notaris aktif, anggota luar biasa, dan perwakilan pengurus wilayah INI dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Widodo mengajak anggota menjaga persatuan di tengah dinamika organisasi. Ia berharap kongres menjadi ruang untuk menyelesaikan perbedaan dan menghasilkan keputusan yang mendukung kemajuan profesi notaris.

“Dinamika-dinamika yang terjadi di tubuh organisasi dapat diselesaikan sehingga seluruh anggota kembali bersatu dan sama-sama menyambung silaturahmi,” ujarnya.

Widodo juga menyoroti peran notaris dalam mendukung kegiatan ekonomi nasional. Menurut dia, notaris berkontribusi dalam pendirian badan usaha, transaksi komersial, investasi, serta kegiatan perbankan dan pembiayaan yang membutuhkan kepastian hukum.

Kualitas pelayanan, ketelitian, dan integritas notaris dinilai penting untuk melindungi hak para pihak sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum.

Berikan Aspirasi 

Ketua Umum Pengurus Pusat INI, Irfan Ardiansyah, mengatakan kongres menjadi kesempatan bagi anggota menyampaikan aspirasi dan memberikan masukan terhadap arah organisasi. Pembahasan dalam sejumlah komisi diharapkan menghasilkan keputusan yang sesuai dengan kebutuhan anggota.

“Kita boleh berbeda pendirian, tetapi kita tetap keluarga besar Ikatan Notaris Indonesia. Proses hukum biarlah berjalan sesuai mekanismenya, sementara komunikasi dan silaturahmi harus tetap kita jaga,” kata Irfan.

Ia juga menekankan pentingnya dialog dan penghormatan terhadap perbedaan untuk menjaga soliditas organisasi, serta mendorong penguatan sinergi dengan Kementerian Hukum.

"Perbedaan untuk menjaga soliditas organisasi, serta mendorong penguatan sinergi dengan Kementerian Hukum," katanya.

Ketua Pengurus Wilayah INI Jawa Tengah, Al Halim, menambahkan bahwa organisasi perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, perubahan regulasi, dan kebutuhan masyarakat. Menurut dia, profesionalitas, integritas, independensi, serta kehormatan jabatan harus tetap menjadi landasan profesi notaris.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah, Heni Susila Wardoyo, menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi dalam menghadapi dinamika organisasi.

"Pembinaan dan pengawasan notaris dilaksanakan sesuai kewenangan serta ketentuan peraturan perundang-undangan," katanya.

Melalui kongres yang mengusung tema “Dari Rumah Kita Untuk Indonesia” tersebut, INI diharapkan dapat memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan notaris. Penguatan organisasi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepastian hukum bagi masyarakat dan mendukung perkembangan dunia usaha di Indonesia.