Indra Saputra, Putra Asli Sukabumi yang Kembangkan Usaha Kuliner Lewat Ngopi di Kebon Awi

ANP • Tuesday, 20 Oct 2026 - 20:49 WIB

SUKABUMI — Mengembangkan usaha di daerah sendiri menjadi salah satu cara pelaku bisnis mengambil bagian dalam dinamika ekonomi lokal. Hal tersebut tercermin melalui Ngopi di Kebon Awi, usaha kuliner di Kota Sukabumi yang dikembangkan dengan keterlibatan Indra Saputra, putra asli Sukabumi yang menekuni bidang usaha kuliner.

Berlokasi di kawasan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Ngopi di Kebon Awi hadir dengan konsep yang memadukan pengalaman bersantap dan suasana alam. Salah satu ciri khasnya adalah lokasi yang berada di dalam gang permukiman, menghadirkan karakter berbeda dibandingkan tempat kuliner yang berada langsung di tepi jalan utama.

Melalui konsep natural and homey, Ngopi di Kebon Awi menawarkan lingkungan hijau dan area terbuka sebagai bagian dari pengalaman pengunjung. Perpaduan tersebut menjadi identitas usaha yang menggabungkan pilihan makanan dan minuman dengan suasana santai.

Mengembangkan Usaha Kuliner di Tanah Kelahiran

Sebagai pengusaha asli Sukabumi, Indra Saputra membawa nama daerahnya dalam perjalanan pengembangan usaha kuliner. Ngopi di Kebon Awi menjadi bagian dari kiprahnya dalam menghadirkan pilihan tempat bersantap bagi masyarakat setempat.

Dalam industri kuliner, pengembangan usaha tidak hanya berkaitan dengan menu yang ditawarkan. Konsep tempat, kualitas sajian, pelayanan, kenyamanan, serta kemampuan memahami kebutuhan pelanggan juga menjadi bagian penting dalam membangun bisnis yang berkelanjutan.

Bagi usaha kuliner lokal, memiliki karakter yang mudah dikenali dapat menjadi salah satu cara untuk membangun identitas di tengah beragamnya pilihan restoran dan kafe. Dalam hal ini, Ngopi di Kebon Awi memiliki karakter melalui perpaduan lokasi di dalam gang dan suasana kebun.

Kisah pengembangan usaha Indra juga membuka ruang untuk melihat bagaimana pelaku bisnis lokal membangun usaha di daerahnya sendiri. Pengalaman, strategi, dan visi pengusaha menjadi aspek yang dapat memperkaya pemahaman mengenai perkembangan bisnis kuliner di Sukabumi.

Kafe di Gang dengan Suasana Bernuansa Alam

Salah satu hal yang membedakan Ngopi di Kebon Awi adalah lokasinya yang tidak langsung terlihat dari jalan utama. Pengunjung perlu menemukan akses masuk di kawasan permukiman untuk mencapai tempat tersebut.

Karakter ini menjadikan istilah kafe di gang sebagai sudut pemberitaan yang relevan. Namun, daya tarik sebuah tempat kuliner tidak berhenti pada lokasinya. Suasana, pilihan menu, kenyamanan, dan pelayanan tetap menjadi bagian penting dari pengalaman bersantap.

Ngopi di Kebon Awi mengusung suasana hijau dengan konsep natural and homey. Area terbuka dan nuansa kebun memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati makanan dan minuman dalam lingkungan yang santai.

Konsep tersebut juga memperlihatkan beragamnya pendekatan dalam mengembangkan usaha kuliner. Sebuah tempat tidak harus berada di jalan utama untuk memiliki identitas tersendiri, selama konsep dan pengalaman yang ditawarkan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan.

Pilihan Menu Makanan dan Minuman

Selain konsep tempat, pilihan menu menjadi bagian dari pengalaman bersantap di Ngopi di Kebon Awi. Restoran ini menawarkan sejumlah makanan dan minuman dengan variasi harga.

Beberapa pilihan makanan yang tersedia antara lain Pisang Rebus dengan harga Rp18.000. Sementara itu, Chicken Cordon Bleu, Chicken Salted Egg, dan Chicken Popcorn Saus Mentega masing-masing dibanderol Rp49.000.

Untuk minuman, pengunjung dapat memilih Tea dengan harga Rp11.000 untuk sajian panas dan Rp12.000 untuk sajian dingin. Pilihan kopi spesial juga mencakup Specialty Coffee Puntang Wine dan Puntang Red Wine, masing-masing seharga Rp42.000.

Variasi tersebut melengkapi konsep Ngopi di Kebon Awi sebagai tempat bersantap yang memadukan pilihan makanan dan minuman dengan suasana kebun.

Memperkaya Ekosistem Kuliner Sukabumi

Keberadaan usaha kuliner lokal turut membentuk keragaman pilihan bersantap di suatu daerah. Setiap usaha dapat menghadirkan karakter berbeda melalui konsep, menu, pelayanan, maupun suasana tempat.

Di Kota Sukabumi, Ngopi di Kebon Awi menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang mencari tempat bersantap dengan nuansa alam. Kehadirannya juga dapat melengkapi pengalaman kuliner bagi pengunjung dari luar daerah.

Dalam konteks pariwisata, usaha kuliner dapat berperan sebagai bagian dari ekosistem pendukung yang menyediakan pilihan makanan dan minuman bagi masyarakat maupun wisatawan. Meski demikian, Ngopi di Kebon Awi dalam pemberitaan ini tetap diposisikan sebagai usaha kuliner, bukan sebagai objek wisata tersendiri.

Bagi Indra Saputra, pengembangan Ngopi di Kebon Awi menjadi bagian dari kiprah usaha yang dijalankan di Sukabumi. Perjalanan bisnisnya dapat menjadi bahan untuk melihat lebih jauh peran pengusaha lokal dalam menghadirkan pilihan kuliner yang beragam bagi masyarakat.

Dengan konsep kafe di gang dan suasana bernuansa alam, Ngopi di Kebon Awi membawa identitas tersendiri dalam lanskap usaha kuliner Kota Sukabumi.

Tentang Ngopi di Kebon Awi

Ngopi di Kebon Awi merupakan usaha kuliner yang berlokasi di kawasan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Tempat ini mengusung konsep natural and homey, dengan suasana hijau dan area terbuka yang menjadi bagian dari karakter tempatnya.