Asian Para Games 2026 Resmi Dibuka, Dubes Kartini Ajak WNI di Jepang beri Dukungan bagi Kontingen Indonesia

MUS • Monday, 19 Oct 2026 - 07:36 WIB

Nagoya - Sebanyak 47 anggota kontingen Indonesia turut serta dalam defile upacara pembukaan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Aichi, Jepang, Minggu 18 Oktober 2026. Kehadiran kontingen Indonesia bersama kontingen dari negara lain menandai dimulainya pesta olahraga bagi atlet penyandang disabilitas terbesar di Asia tersebut. 

Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini P. Sjahrir mengajak warga Indonesia di Jepang memberikan dukungan penuh bagi Kontingen Indonesia dalam ajang Asian Para Games 2026.

“Asian Para Games 2026 telah resmi dimulai. Kepada teman-teman warga Indonesia di Jepang saya mengajak untuk senantiasa memberikan dukungan penuh bagi para atlet Indonesia. Perjuangan dan kerja keras teman-teman atlet dengan dukungan pelatih dan ofisial dalam ajang ini kita harapkan memberi hasil terbaik bagi sejarah dunia olahraga Indonesia. Kita doakan agar Indonesia Raya dapat berkumandang di arena Asian Games 2026 ini,” tegas Dubes Kartini. 

Sehari sebelumnya Dubes Kartini dan tim KBRI Tokyo menggelar kegiatan Silaturahmi Kontingen Indonesia di kota Nagoya pada Sabtu 17 Oktober 2026.

Pada defile upacara pembukaan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, busana bertema Sekar Jagat Vijaya rancangan Ivan Gunawan menghiasi penampilan kontingen Indonesia.

Busana yang memadukan motif batik asal Madura dengan setelan jaket bergaya modern tersebut dikenakan atlet dan ofisial Indonesia saat memasuki stadion bersama kontingen negara peserta lainnya. Tema Sekar Jagat Vijaya tersebut melambangkan keindahan dalam keberagaman, yang membawa semangat kemenangan.

47 anggota kontingen Indonesia yang mengikuti defile terdiri atas atlet, pelatih, ofisial. Para atlet dan ofisial didampingi langsung oleh Chef de Mission (CdM), Reda Manthovani dan Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun.

Dalam defile itu, kontingen Indonesia dipimpin dua atlet para-atletik nomor balap kursi roda, Jaenal Aripin yang mendapat kehormatan membawa bendera Merah Putih didampingi Maria Goreti Samiyati.

Upacara pembukaan Asian Para Games 2026 digelar secara meriah dan disaksikan langsung oleh Kaisar Jepang Naruhito dan Putri Mahkota Akishino. Hadir pula Presiden Asian Paralympic Committee (APC) Majid Rashed.

Rangkaian upacara pembukaan diawali dengan pembawaan bendera Jepang oleh sejumlah tokoh olahraga, termasuk peraih medali perunggu para bulu tangkis Noriko Ito, paralimpian bola basket kursi roda Shinji Negi, dan paralimpian tenis meja kursi roda Chiyoko Ohmae.

Setelah menyanyikan lagu kebangsaan Jepang, tuan rumah menyuguhkan pertunjukan kesenian tradisional yang turut melibatkan penonton di stadion.

Menjelang akhir acara, enam legenda peraih medali Paralimpiade membawa masuk bendera APC untuk dikibarkan diiringi Hymne APC. Pembacaan sumpah atlet diwakili oleh bintang tenis kursi roda Tokito Oda dan atlet paratletik Kaede Maegawa, bersanding dengan perwakilan juri internasional.

Estafet obor yang melibatkan tujuh tokoh penting dunia olahraga disabilitas, termasuk Junichi Kawai dan Momoka Muraoka, berakhir di kuali utama. Tiga pembawa obor terakhir sukses menyalakan kayu bakar dan jerami di dalam kuali buatan tangan para pengrajin lokal.

Asian Para Games Aichi-Nagoya diikuti sekitar 2.700 atlet dari 45 negara. Sebanyak 492 medali diperebutkan dalam 18 cabang olahraga, menjadikan ajang ini sebagai panggung bagi atlet penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan dan semangat kompetisi.