
Bulungan – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi menyelenggarakan _Open House_ Sekolah Garuda secara serentak di 51 titik di seluruh Indonesia, yang terdiri atas empat SMA Unggul Garuda Baru di Belitung Timur, Konawe Selatan, Bulungan, dan Timor Tengah Selatan, serta 47 SMA Unggul Garuda Transformasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan ekosistem Sekolah Garuda kepada masyarakat sekaligus menyosialisasikan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Unggul Garuda Baru tahun ajaran 2027/2028, Sabtu (17/10).
Rangkaian kegiatan di SMA Unggul Garuda Baru Bulungan ini diisi dengan pemutaran video profil SMA Unggul Garuda Baru Bulungan, penampilan paduan suara, pertunjukan taiji, dan permainan alat musik. Penampilan tersebut menjadi wujud apresiasi terhadap potensi peserta didik sekaligus pengenalan karakter dan keberagaman budaya dalam lingkungan pendidikan.
Dalam sambutannya secara virtual, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisiantek), Brian Yuliarto, menyampaikan bahwa SMA Unggul Garuda hadir untuk mengembangkan potensi generasi muda Indonesia dari berbagai daerah dan latar belakang, agar memiliki kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas.
“Kami ingin mendampingi cita-cita adik-adik siswa dalam mengembangkan kemampuan, mengenal sains dan teknologi, serta membentuk pribadi yang jujur, mandiri, dan peduli terhadap sesama. Ilmu yang dipelajari diharapkan dapat menjadi bekal untuk menciptakan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat,” ujar Menteri Brian.
Lebih lanjut, Mendiktisaintek mengajak seluruh pihak untuk turut mendukung tumbuh kembang generasi muda dengan memberikan ruang bagi mereka untuk mengenali dan mengembangkan minat serta bakatnya. Dukungan tersebut dapat diwujudkan dengan mendengarkan cita-cita anak, mendampingi mereka saat menghadapi kesulitan, serta menghargai setiap proses dan usaha yang dilakukan.