
BANDUNG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kota Bandung menyalurkan bantuan sebesar Rp2,03 miliar dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (Bank BJB) dan masyarakat Kota Bandung, termasuk di antaranya Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk pemulihan bencana gempa di Nusa Tenggara Timur.
Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk 15 unit hunian sementara (Huntara), satu unit MCK darurat, 1.000 Paket Logistik Keluarga (PLK), perlengkapan tidur sebanyak 1.000 paket, pembangunan dua unit masjid darurat, satu unit sekolah darurat, satu paket mebel sekolah, 280 paket pelengkap sekolah, 120 paket perlengkapan ibadah, penyediaan air bersih, layanan kesehatan, layanan psikososial, hingga perlindungan kelompok rentan.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan, bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung proses pemulihan pascabencana gempa. Ia menyampaikan, kondisi di NTT saat ini telah memasuki masa pemulihan awal. Kebutuhan masyarakat mulai bergeser pada penyediaan hunian sementara dan pembangunan fasilitas umum darurat, termasuk ruang kelas bagi sekolah yang mengalami kerusakan serta masjid darurat.
"Terima kasih kepada Pemkot Bandung, Bank BJB, dan seluruh warga Kota Bandung atas kepedulian untuk membantu masyarakat NTT yang terdampak gempa. Kami juga mengapresiasi kepercayaan yang telah diberikan untuk BAZNAS menyalurkan bantuan ini kepada saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT," ujar Sodik, dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10/2026).
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, H. Nasrulloh Jamaludin mengatakan mempercayai penyaluran bantuan tersebut kepada BAZNAS karena diniliai profesional serta memiliki jaringan dan pengalaman yang luas dan mumpuni.
"Kita tahu BAZNAS RI mempunyai jaringan atau turunan di berbagai daerah, baik di kota maupun kabupaten. Jadi, untuk penanganan bencana, penyalurannya lebih mudah melalui BAZNAS. Harapannya, mudah-mudahan apa yang kita berikan dari warga masyarakat Kota Bandung ini bermanfaat untuk korban bencana di NTT," ujar Nasrulloh.
Hal senada juga disampaikan oleh pihak Bank BJB, Ryza Sativa, ia mengatakan pentingnya bersinergi dan berkolaborasi dengan BAZNAS agar bantuan untuk masyarakat terdampak gempa NTT tepat sasaran.
Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Bandung, Momon Ahmad Imron Sutisna menjelaskan bantuan yang dihimpun BAZNAS Kota Bandung tersebut dikelola dan disalurkan oleh BAZNAS RI. Penyaluran dilakukan berdasarkan hasil penilaian kebutuhan di lokasi terdampak bencana. "Bantuan tersebut dialokasikan untuk sejumlah program dan tidak hanya dipusatkan di satu lokasi," ujarnya.