Polimedia Dampingi KWPS Nurhikmah Dorong UMKM Live Shopping

ANP • Thursday, 24 Sep 2026 - 21:56 WIB

Jakarta – Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) melakukan pendampingan pada UMKM binaan Koperasi Wanita Pengembang Sumberdaya (KWPS) Nurhikmah agar dapat memasarkan produknya semakin luas. Pendampingan dilakukan dengan memberikan pelatihan pembuatan naskah, pengambilan gambar, hingga proses live secara langsung.

“Fokus utama dari kegiatan ini adalah mendorong pemanfaatan fitur live shopping sebagai strategi pemasaran modern yang efektif” ujar Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Polimedia, Vivin Lizetha.

Di era digital saat ini, kebiasaan belanja masyarakat telah bergeser secara signifikan menuju platform e-commerce dan media sosial. Vivin menegaskan bahwa salah satu tren yang paling diminati oleh konsumen untuk berinteraksi dengan produk adalah berbelanja melalui siaran langsung. Meskipun peluang pasarnya sangat besar, masih banyak pelaku UMKM yang merasa ragu atau kesulitan untuk terjun ke ranah ini karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan teknis.

“Untuk menjawab tantangan dan kebutuhan tersebut, kami dari Polimedia menginisiasi program pendampingan yang dikemas dalam bentuk pelatihan dan workshop terpadu” jelas Vivin. 

Melalui kegiatan ini, para UMKM diberikan pemahaman secara komprehensif mengenai alur dan proses pemasaran melalui video interaktif. UMKM diajarkan bagaimana menyusun konsep siaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menarik perhatian penonton. Salah satu poin penting dalam pelatihan ini adalah dorongan untuk memaksimalkan penggunaan smartphone. Vivin menjelaskan dengan mengandalkan perangkat smartphone yang sudah dimiliki sehari-hari, proses produksi live shopping menjadi jauh lebih mudah, praktis, dan murah untuk diterapkan oleh siapa saja.

Antusiasme yang tinggi terlihat dari para anggota KWPS Nurhikmah selama rangkaian sesi pendampingan berlangsung. Sebagai wadah pemberdayaan ekonomi perempuan, para anggota koperasi menyadari bahwa adaptasi terhadap teknologi adalah kunci utama untuk bertahan dan berkembang. Mereka berpartisipasi aktif, saling berbagi pengalaman, dan berdiskusi mengenai kendala yang selama ini mereka hadapi saat berjualan secara daring.

Selain pemaparan teori, workshop ini juga memberikan porsi praktik langsung agar peserta benar-benar menguasai materi. Workshop ini merupakan hasil dari penelitian dan pembelajaran sebelumnya yang dilakukan oleh mahasiswa Polimedia. Para pelaku UMKM diajarkan teknik-teknik dasar namun krusial, seperti penataan pencahayaan sederhana, pengambilan sudut gambar produk yang menarik, hingga cara berkomunikasi yang luwes dan persuasif di depan kamera. Sesi praktik ini sukses membangun rasa percaya diri peserta untuk tampil memasarkan produknya.

“Pelatihan ini tidak sekadar teori saja, para anggota kami dibantu oleh dosen dan mahasiswa Polimedia secara teknis untuk melakukan live tersebut” kata Ketua KWPS Nurhikmah, Zakiah.

Melalui penguasaan pemasaran berbasis video interaktif, diharapkan akan tercipta interaksi yang lebih hidup antara penjual dan calon pembeli secara real-time. Komunikasi dua arah yang terbangun dalam live shopping terbukti lebih efektif dalam meningkatkan kepercayaan konsumen, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada peningkatan omzet penjualan. Hal ini akan membuat UMKM di bawah naungan KWPS Nur Hikmah semakin tangguh dan berdaya saing tinggi.

Langkah Polimedia ini untuk mewujudkan bentuk nyata kontribusi institusi pendidikan tinggi bagi kemajuan ekonomi masyarakat. Semakin banyaknya pelaku UMKM yang melek digital dan berani melakukan live shopping, roda perekonomian di tingkat akar rumput pun akan semakin melesat maju. Polimedia sebagai perguruan tinggi vokasi yang khusus berorientasi pada industri kreatif kini memiliki 16 program studi tingkat D3, D4, dan S2 terapan. Sebagai kampus yang berbasis proyek dan kewirausahaan, Polimedia mendorong lulusan untuk kontribusi pada bidang ekonomi kreatif di Indonesia.