BREAKING! Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan

ANP • Monday, 14 Sep 2026 - 16:11 WIB

 

JAKARTA — Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Suahasil dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).

​Pergantian pucuk pimpinan Kementerian Keuangan ini menjadi salah satu keputusan penting Presiden Prabowo dalam susunan Kabinet Merah Putih. Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

​Pelantikan Suahasil dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden tentang pemberhentian dan pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

​Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo membacakan sumpah jabatan yang kemudian diikuti oleh Suahasil.

​"Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara," demikian sumpah yang diucapkan Suahasil.

​"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," lanjutnya.

​Setelah mengucapkan sumpah, Suahasil menandatangani berita acara pengambilan sumpah jabatan sebagai Menteri Keuangan, yang kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Presiden Prabowo.

*​Suahasil Naik dari Wamen Jadi Menkeu*

​Penunjukan Suahasil sebagai Menteri Keuangan menjadi babak baru dalam kariernya di pemerintahan. Sebelumnya, ia berada di posisi Wakil Menteri Keuangan dan kini dipercaya memimpin langsung kementerian yang memegang peran sentral dalam pengelolaan keuangan negara.

​Usai prosesi pelantikan, Suahasil menyampaikan rasa terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto serta negara. Ia menceritakan bahwa proses pemanggilannya berlangsung secara cepat pada pagi hari sebelum pelantikan.

​"Ini adalah bentuk kepercayaan dari Bapak Presiden dan dari negara Republik Indonesia kepada saya, dan saya menyampaikan terima kasih. Saya disampaikan tadi pagi untuk bersiap pelantikan pada sore hari ini," ujar Suahasil kepada awak media di Istana Negara, Senin (14/9/2026).

*​Fokus Utama: Jaga Kredibilitas APBN dan Defisit di Bawah 3%*

​Mengenai tugas utamanya, Suahasil menegaskan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan arahan khusus untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara. Menurutnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus tetap sehat agar mampu menopang berbagai program prioritas pemerintah.

​"Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya, menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut. APBN harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah. Selain sehat, APBN juga harus kredibel dan dapat dipercaya," jelasnya.

​Suahasil juga memastikan bahwa kebijakan fiskal akan tetap terukur, termasuk menjaga batas aman defisit anggaran. "(Defisit) akan tetap di bawah 3 persen," tegasnya.

*​Maknai Efisiensi Anggaran dan Tekankan Keberlanjutan*

​Terkait dengan prinsip efisiensi APBN, Suahasil meyakinkan bahwa efisiensi bukan sekadar memotong anggaran belanja, melainkan memaksimalkan hasil belanja bagi masyarakat.

​"Efisiensi itu bukan hanya sekadar potong belanja. Efisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal yang bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

​Menanggapi potensi respons pasar atas pergantian kepemimpinan ini, Suahasil optimis situasi akan tetap stabil. Ia menilai penunjukannya merupakan kelanjutan dari kepemimpinan dan arah kebijakan di Kementerian Keuangan yang selama ini sudah berjalan.

​"Menurut saya ini bukan perubahan, ini adalah kelanjutan. Teman-teman juga tahu saya selama ini ada di dalam Kementerian Keuangan. Jadi kita akan terus bekerja melanjutkan menjaga keuangan negara dengan cara yang lebih baik," tutup Suahasil.