
KULON PROGO - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Yogyakarta menyambut Hari Jantung Sedunia dengan mengajak 90 lansia warga Dusun Bibis, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengikuti senam dan edukasi kesehatan. Kegiatan berlangsung di kawasan Pantai Glagah, Rabu (8/9/2026).
Berkolaborasi dengan YBW UII, kegiatan tersebut digelar melalui program Omah Cegah Demensia (OCD). Para lansia mengikuti senam bersama, pemeriksaan tekanan darah, penimbangan berat badan, serta berbagai gim.
Selain aktivitas fisik, peserta juga mendapatkan edukasi kesehatan bertema “Golden Hour setelah Serangan Jantung”. Materi ini membahas pentingnya mengenali kondisi darurat dan segera memberikan pertolongan ketika terjadi serangan jantung.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya lansia.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin agar lansia tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan, tetapi juga memiliki pengetahuan yang dapat membantu mereka menjaga kesehatan sehari-hari,” ujar Idy dalam keterangan tertulis, Rabu (9/9/2026).
Idy menambahkan, edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar lansia dan keluarga lebih siap menghadapi kondisi darurat, termasuk serangan jantung. Menurutnya, kemampuan mengenali gejala dan segera mencari pertolongan dapat membantu mengurangi risiko yang lebih berat.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam keseharian. Para lansia juga diharapkan semakin terbiasa menjaga kesehatan, aktif bergerak, dan melakukan pemeriksaan secara rutin.
Rumah Sehat BAZNAS merupakan program layanan kesehatan terpadu tanpa biaya yang mengedepankan pendekatan humanis serta profesional bagi seluruh mustahik di Indonesia.
Hingga saat ini, Rumah Sehat BAZNAS terus memperluas jangkauan layanannya melalui 33 unit yang beroperasi, lima unit dalam pembangunan, serta dua layanan kesehatan bergerak yang telah menjangkau 342.799 penerima manfaat.