SDH Global Batam Bersiap Cetak Generasi Berdaya Saing Tinggi dari Kepri

ANP • Saturday, 5 Sep 2026 - 19:44 WIB

Batam – Sekolah Dian Harapan (SDH) Global Batam mengambil bagian dalam menyiapkan generasi muda Kepulauan Riau (Kepri) yang memiliki kompetensi global sekaligus karakter yang kuat, dengan memanfaatkan kekhasan Batam sebagai kota yang tumbuh dalam keberagaman dan memiliki keterhubungan erat dengan pusat-pusat ekonomi regional.

Presiden Pelita Harapan Group (PHG) Dr. Stephanie Riady mengatakan karakter Batam memberikan lingkungan yang relevan bagi pengembangan pendidikan berwawasan global. Kedekatan dengan Singapura dan Malaysia, aktivitas industri dan investasi, serta masyarakat yang berasal dari beragam latar belakang membuat anak-anak di Batam tumbuh dengan paparan terhadap berbagai perspektif sejak dini.

“Anak-anak yang tumbuh di Batam memiliki kesempatan untuk mengenal keberagaman sekaligus melihat bagaimana Indonesia berinteraksi secara langsung dengan kawasan dan dunia. Konteks tersebut menjadi sangat relevan bagi pendidikan,” kata Stephanie dalam Grand Launching SDH Global Batam di Mega Mall Batam Center.

Kegiatan tersebut melanjutkan soft launching yang telah dilaksanakan sebelumnya dan menjadi bagian dari persiapan SDH Global Batam untuk menerima siswa pertama pada tahun ajaran 2027/2028.

Menurut Stephanie, pendidikan berwawasan global tidak cukup dimaknai sebagai penguasaan bahasa asing ataupun kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Anak-anak juga perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, memahami perspektif berbeda, berkolaborasi, beradaptasi, serta mempunyai integritas dalam menggunakan kemampuan yang dimiliki.

“Global adalah kemampuan untuk memahami perspektif yang berbeda, berkomunikasi dan bekerja dengan berbagai orang, serta memiliki kompetensi yang relevan di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Namun, Stephanie menekankan bahwa perspektif global perlu berjalan beriringan dengan karakter dan identitas yang kuat. Anak perlu mengenal dunia seluas mungkin sekaligus memahami nilai yang dipegang dan tanggung jawabnya terhadap masyarakat.

Dalam konteks Batam, menurut dia, keterhubungan dengan pusat-pusat ekonomi regional memberikan kesempatan besar bagi generasi muda. Namun kesempatan tersebut tidak seharusnya membentuk pandangan bahwa masa depan hanya dapat ditemukan dengan meninggalkan daerah.

“Kami berharap suatu hari ada lulusan SDH Global Batam yang melanjutkan pendidikan dan berkarier di berbagai kota dan negara. Tetapi kami juga berharap ada yang memilih kembali, membangun usaha, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, menjadi pendidik, atau berkontribusi membawa Batam dan Indonesia semakin maju,” katanya.

Stephanie mengatakan pendekatan tersebut akan menjadi bagian dari budaya pendidikan yang dipersiapkan di SDH Global Batam. Sekolah tidak hanya diarahkan untuk membangun fondasi akademik, tetapi juga rasa ingin tahu, keberanian mencoba, kemampuan berkompetisi sekaligus berkolaborasi, serta kerendahan hati untuk terus belajar.

Keluarga juga ditempatkan sebagai bagian penting dalam proses pendidikan. Sebab, menurut Stephanie, ketika menentukan sekolah, orang tua sesungguhnya tidak hanya memilih kurikulum dan fasilitas, tetapi juga lingkungan yang ikut membentuk cara berpikir, kebiasaan, karakter, dan kepercayaan diri anak.

Stephanie menegaskan ukuran keberhasilan pendidikan tidak hanya terletak pada jumlah siswa, fasilitas, ataupun prestasi akademik, tetapi pada kualitas manusia yang dihasilkan.

“Kami ingin dari Batam lahir generasi yang tidak hanya siap memasuki dunia, tetapi juga memiliki kemampuan dan karakter untuk memberikan sesuatu kepada dunia,” kata Stephanie.

Pada kesempatan yang sama, School System Coordinator Sekolah Dian Harapan (SDH) dan Director of Enrollment & New School Initiatives Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH)/Pelita Harapan Group (PHG), Deny Kiswanto Sinaga, mengatakan kehadiran SDH Global Batam berangkat dari keyakinan terhadap besarnya potensi generasi muda Kepulauan Riau untuk mengambil peran di tingkat nasional maupun global.

“Kami percaya generasi penerus Batam memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin masa depan yang berkontribusi bagi Batam, Indonesia, dan dunia. Karena itu, kami percaya pendidikan berstandar global perlu dapat diakses di Batam,” kata Deny.

Ia menegaskan, SDH Global Batam ingin bermitra dengan keluarga dalam mempersiapkan anak untuk tidak hanya mencapai keunggulan akademik, tetapi juga bertumbuh dengan tujuan, karakter yang kuat, dan fondasi kehidupan yang jelas.

Menjelang penerimaan siswa pada tahun ajaran 2027/2028, SDH Global Batam akan mempersiapkan program pembelajaran, kualitas pendidik, fasilitas, serta budaya sekolah.

Grand Launching SDH Global Batam yang digelar di Mega Mall Batam itu berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Acara tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk unsur Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, mitra, komunitas pendidikan, orang tua, serta keluarga yang ingin mengenal lebih dekat konsep pendidikan yang akan dihadirkan SDH Global Batam.