PT GEM, PRI, dan PT ABRI Tandatangani Kerja Sama Pengembangan Motor Listrik iMoto

AKM • Thursday, 3 Sep 2026 - 21:20 WIB
PT Gemilang Ekspor Mandiri (PT GEM), Partai Rakyat Indonesia (PRI), dan PT Amal Bencana Rakyat Indonesia (PT ABRI) menjalin kerja sama strategis

JAKARTA – PT Gemilang Ekspor Mandiri (PT GEM), Partai Rakyat Indonesia (PRI), dan PT Amal Bencana Rakyat Indonesia (PT ABRI) menjalin kerja sama strategis untuk mendorong pengembangan dan perluasan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang digelar di Kantor DPP PRI, Jalan Sultan Agung Nomor 9, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2026). Kolaborasi ini salah satunya diarahkan pada pengembangan serta distribusi kendaraan listrik merek iMoto.

Dalam keterangan tertullisnyang diterima Media, Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan dari ketiga pihak, undangan, serta sejumlah awak media. Selain prosesi penandatanganan, acara juga diisi dengan pemaparan mengenai produk iMoto, pengenalan unit kendaraan listrik, serta sesi dialog bersama media.

PT GEM dalam kerja sama ini berperan sebagai pihak yang mengembangkan dan memproduksi kendaraan listrik iMoto. Produk tersebut diperkenalkan sebagai salah satu alternatif kendaraan untuk mendukung mobilitas masyarakat dengan penggunaan energi yang lebih efisien.

Sementara itu, PRI dan PT ABRI diarahkan untuk berperan dalam memperluas jejaring kerja sama serta membantu penyebaran dan distribusi produk. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas terhadap kendaraan listrik bagi masyarakat di berbagai daerah.

Kerja sama ini juga dilandasi oleh perhatian terhadap perkembangan transportasi berbasis energi bersih dan kebutuhan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Kendaraan listrik dinilai memiliki potensi untuk menekan biaya operasional sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi dari sektor transportasi.

Dalam kegiatan tersebut, para pihak menyampaikan bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pelaku usaha, organisasi masyarakat, hingga pemangku kepentingan lainnya.

Meski demikian, implementasi kerja sama akan menjadi faktor penting untuk melihat sejauh mana kolaborasi tersebut dapat memberikan dampak terhadap penggunaan kendaraan listrik di masyarakat. Ketersediaan infrastruktur pengisian daya, harga kendaraan, layanan purnajual, daya tahan baterai, serta akses distribusi menjadi sejumlah aspek yang akan menentukan penerimaan masyarakat terhadap kendaraan listrik.

PT GEM, PRI, dan PT ABRI berharap kerja sama tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memperluas pemanfaatan kendaraan listrik sekaligus mendukung perkembangan industri transportasi yang lebih berkelanjutan di Indonesia.

Pengembangan kendaraan listrik sendiri menjadi bagian dari perubahan sektor transportasi menuju penggunaan energi yang lebih efisien dan rendah emisi. Karena itu, keberlanjutan kolaborasi serta kemampuan menghadirkan produk yang kompetitif akan menjadi bagian penting dalam menentukan keberhasilan program tersebut.