Kejuaraan Catur Junior ke-7 Piala Bergilir Purnomo Yusgiantoro
ANP • Tuesday, 18 Aug 2026 - 12:48 WIB
Jakarta—Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) bekerja sama dengan Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) kembali menyelenggarakan Kejuaraan Catur Junior ke-7 yang memperebutkan Piala Bergilir Prof. Purnomo Yusgiantoro.
Kompetisi ini digelar pada Sabtu, 15 Agustus 2026 di Gedung Serbaguna Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Kejuaraan diikuti oleh 200 peserta dari berbagai sekolah dan klub catur, terdiri atas 51 peserta kategori usia (KU) 8 tahun, 59 peserta kategori usia (KU) 10 tahun, dan 89 peserta kategori usia (KU) 12 tahun.
Para peserta tidak hanya berasal dari wilayah Jabodetabek, tetapi juga dari berbagai daerah lain, seperti Banten, Bandung, Pangandaran, Majalengka, Sukabumi, Kediri, Gresik, Yogyakarta, Purbalingga, Banyumas, Tulungagung, Pekalongan, Cilacap, Semarang, Surabaya, Ngawi, Malang, Pekalongan, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Bandar Lampung, hingga Bontang.
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Umum PYC, Ibu Filda Citra Yusgiantoro, yang menyampaikan bahwa kejuaraan yang telah diselenggarakan sejak 2016 ini menjadi wadah untuk mengembangkan minat dan prestasi pecatur junior, sekaligus menumbuhkan semangat persatuan, sportivitas, dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Nanang Surahman Agung Pujalaksana, Sekretaris Jenderal PB Percasi. PB Percasi senantiasa memfasilitasi kegiatan ini karena menjadi bagian dari upaya pembinaan catur nasional.
“PB Percasi dalam setiap waktu terus mengembangkan dan membina percaturan Indonesia, khususnya bagi generasi muda dalam rangka membangun karakter, kemampuan, dan bisa menjadi atlet yang berprestasi.
”Beliau juga berharap PYC dapat terus berkontribusi terhadap perkembangan catur di Indonesia, mengingat catur memiliki sejarah panjang sebagai olahraga sekaligus olah otak yang hingga kini tetap diminati masyarakat luas.
Acara dibuka secara simbolis melalui permainan catur cepat antara Sekretaris Jenderal PB Percasi dan Bapak Purnomo Yusgiantoro.
Sambutan terakhir oleh Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Bapak Surono. Menurutnya, catur tidak hanya mengajarkan teknik permainan, tetapi juga membentuk keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan berpikir strategis. Hal tersebut akan menjadi bekal penting bagi anak-anak ketika memasuki dunia pendidikan tinggi hingga karier profesional.
“Dengan bermain catur, sejak kecil anak-anak sudah terlatih berpikir cerdas dan lincah. Itu yang akan membuat mereka sukses, tidak hanya jika ingin jadi Grand Master, tetapi juga di profesi apa pun, entah jadi guru, pengacara, tentara, atau polisi,” jelasnya.
Kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi wadah lahirnya bibit unggul catur Indonesia yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.