Kian Mandiri, Bengkel Z-Auto Binaan BAZNAS di Bogor Raih Omzet Rp10 Juta per Bulan

ANP • Tuesday, 4 Aug 2026 - 20:27 WIB

BOGOR - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berhasil memperkuat perekonomian mustahik penerima manfaat di Kota Bogor, setelah bengkel Z-Auto binaannya di kawasan Salabenda menunjukkan perkembangan pesat dengan membukukan nilai omzet usaha mencapai Rp7 juta hingga Rp10 juta setiap bulannya.

​Lonjakan omzet bulanan tersebut terungkap saat kegiatan monitoring berkala tim pendamping BAZNAS yang memberikan edukasi literasi keuangan agar pendapatan usaha dialokasikan secara terencana untuk pengembangan modal jangka panjang.

​Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyebut raihan omzet tinggi tersebut disokong oleh disiplin sang pemilik yang menyisihkan sebagian pendapatannya ke dalam enam kelompok arisan berbeda sebagai jaring pengaman keuangan usaha.

​"Inovasi manajemen keuangan yang disiplin dari pemilik bengkel ini membuktikan bahwa edukasi literasi finansial BAZNAS mampu mengubah pola pikir pelaku usaha hingga berhasil melipatgandakan omzet secara berkelanjutan," jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Selasa (4/8/2026).

​Menurutnya, pencapaian omzet bengkel Z-Auto Bogor ini diproyeksikan menjadi cetak biru nyata bagi program penguatan UMKM berbasis dana zakat di berbagai daerah guna mewujudkan ketahanan finansial masyarakat secara mandiri.

​"Kami berharap keberhasilan pengelolaan bisnis Z-Auto di Bogor yang mampu mencetak omzet tinggi ini dapat menjadi percontohan konkret bagi program pemberdayaan UMKM berbasis zakat lainnya di seluruh Indonesia," ujar Idy.

Sementara itu, penerima manfaat program Z-Auto, Angga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada BAZNAS yang telah membimbingnya mengembangkan usaha hingga mampu meraup omzet bulanan sebesar Rp7 juta sampai Rp10 juta.

​Ia menilai pendampingan serta pembekalan literasi keuangan dari BAZNAS menjadi faktor penentu utama yang menaikkan tingkat omzet dan mengubah pola pikirnya dalam mengelola arus kas.

​"Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS atas bantuan modal dan pendampingan finansial yang diberikan, sehingga bengkel saya kini bisa berkembang pesat dan menghasilkan omzet Rp7 hingga Rp10 juta setiap bulannya," tutur Angga.