
JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyelenggarakan BAZNAS Strategic Development (BSD) untuk pimpinan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Banten di Asrama Haji Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (27/7/2026).
Pelatihan kepemimpinan tingkat regional ini bertujuan untuk menjawab tantangan Asta Stratas BAZNAS 2026–2031 melalui peningkatan integritas amil serta pengelolaan program pemberdayaan ekonomi bagi para mustahik agar lebih mandiri.
Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si. mengatakan, melalui BSD, BAZNAS mengasah kecakapan para amil dalam pengelolaan serta pendistribusian zakat guna menopang efektivitas program pemberdayaan masyarakat penerima manfaat.
"BSD ini diselenggarakan untuk meningkatkan kompetensi para amil zakat dalam hal pendistribusian, pengumpulan, serta pengelolaan pengembangan kompetensi para mustahik agar lebih berdaya," jelas Zainut Tauhid Sa'adi usai agenda tersebut.
Menurutnya, melalui implementasi rencana aksi pascatraining, pimpinan BAZNAS daerah diharapkan mampu melahirkan inovasi tata kelola zakat yang profesional dan transparan guna mewujudkan posisi BAZNAS di hati umat melalui prinsip 5D (Diingat, Dipercaya, Dijangkau, Dicintai, dan Dibanggakan).
Lebih lanjut, Zainut meyakinkan BAZNAS memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kesadaran berzakat masyarakat Banten demi mengoptimalkan berbagai potensi zakat, mulai dari zakat profesi, mal, hingga pertanian.
"Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pak Wagub dan seluruh pimpinan di Provinsi Banten yang telah memfasilitasi kegiatan ini, di mana kolaborasi antara BAZNAS dan pemerintah daerah akan terus kita tingkatkan," kata Zainut.
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Dr. H. Achmad Dimyati Natakusumah, M.H., M.Si. menekankan pentingnya penyusunan rencana strategis bersama BAZNAS RI guna membandingkan potensi daerah sekaligus mengakselerasi peningkatan mobilisasi serta pendistribusian zakat secara lebih luas.
Ia mengakui peran krusial BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan dan menangani masalah sosial melalui skema penanganan cepat (quick win) yang responsif serta fleksibel. Keunggulan tersebut dinilai sangat membantu pemerintah daerah dalam memberikan bantuan darurat kepada masyarakat rentan yang sering terhambat oleh ketatnya aturan birokrasi.
"Saya terasa sekali peran BAZNAS dalam membantu pemerintah dan masyarakat untuk pengentasan kemiskinan serta kepedulian sosial itu tinggi sekali, sehingga kami sangat terbantu," ujar Achmad Dimyati.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A., Karo Kesra Setda Provinsi Banten H. Tubagus Rubal Faisal, S.Si., M.E., Ketua BAZNAS Provinsi Banten Prof. Dr. H. Wawan Wahyuddin, M.Pd. beserta jajaran pimpinan, Kakanwil Kemenhaj Provinsi Banten Dr. H. Samsudin, M.M., M.Pd., perwakilan Kakanwil Kemenag Provinsi Banten yang diwakili oleh Kasi Zakat Kemenag Kota Tangerang, serta seluruh peserta BAZNAS Strategic Development se-Provinsi Banten.