Tanoto Scholars Gathering 2026, Tanoto Foundation Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa

AKM • Friday, 24 Jul 2026 - 17:45 WIB
Tanoto Scholars Gathering 2026

PANGKALAN KERINCI – Tanoto Foundation kembali menggelar Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2026 sebagai bagian dari program pengembangan kepemimpinan bagi penerima beasiswa TELADAN. Kegiatan yang berlangsung pada 23–25 Juli 2026 di Riau Kompleks PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Pangkalan Kerinci, Riau, diikuti 240 mahasiswa dari 10 perguruan tinggi mitra.

Mengusung tema "Learn & Lead: Rooted in Purpose, Growing for Impact", forum tahunan tersebut dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan kepemimpinan, kolaborasi, dan inovasi agar mampu menjawab tantangan dunia kerja sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Head of Policy & Advocacy Tanoto Foundation, Eddy Henry, mengatakan kepemimpinan yang bermakna berawal dari tujuan yang jelas dan dibangun melalui pilihan-pilihan yang dilakukan secara konsisten.

"Purpose mengingatkan mengapa kita melakukan apa yang kita lakukan, meneguhkan ketika harus mengambil keputusan sulit, dan tetap fokus ketika jalan di depan masih penuh ketidakpastian," ujar Eddy.

Ia menambahkan bahwa kepemimpinan tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui kebiasaan untuk terus belajar, mendengarkan, dan mengambil keputusan yang benar.

"Kepemimpinan dibangun dari pilihan-pilihan kecil yang kita lakukan secara konsisten: pilihan untuk mendengarkan, pilihan untuk belajar, dan pilihan untuk melakukan hal yang benar, bahkan ketika pilihan itu tidak mudah," katanya.

Semangat Belajar

Chief Operating Officer APRIL, Eduward Ginting, yang membuka kegiatan tersebut berharap para peserta mampu memperkuat semangat belajar, kepedulian sosial, dan keberanian untuk menjadi agen perubahan.

"Kami mendukung kegiatan TSG 2026 agar Tanoto Scholar bisa memiliki modal yang kuat, semangat belajar yang kuat, kepedulian terhadap masyarakat, dan keberanian untuk menciptakan perubahan," ujarnya.

Gtowth Mindset 

Dalam forum tersebut, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak generasi muda membangun growth mindset dan menjadikan inovasi sebagai bagian dari kepemimpinan.

"Inovasi tidak selalu soal menciptakan sesuatu yang benar-benar baru, tapi bisa juga tentang memunculkan nilai atau dampak yang baru pada sesuatu yang sebelumnya sudah ada. Maka, mulailah dari masalah nyata dan dekat dengan kalian untuk diperbaiki," kata Yassierli.

Ia juga menekankan pentingnya membangun Indonesia sebagai innovation nation menuju Indonesia Emas 2045 melalui lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang inovatif.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menyoroti pentingnya kemampuan manusia dalam menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus mampu menciptakan, mengembangkan, dan mengkurasi pengetahuan.

"AI dapat menyajikan jutaan informasi dalam hitungan detik. Namun manusialah yang mampu mengubah informasi menjadi pengetahuan, dan pengetahuan menjadi kebijaksanaan. Itulah kompetensi yang harus dibangun oleh pemimpin muda," ujar Stella.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari sesi kepemimpinan, industrial visit ke unit bisnis grup RGE, masterclass, diskusi inspiratif, hingga kegiatan outbound dan team building untuk memperkuat kemampuan bekerja sama, mengambil keputusan, dan memecahkan persoalan secara kolaboratif.

Tanoto Foundation menjelaskan bahwa TSG merupakan bagian dari pengembangan Program Beasiswa TELADAN (Transformasi Edukasi untuk Melahirkan Pemimpin Masa Depan) yang mendampingi mahasiswa sejak awal kuliah hingga lulus melalui dukungan finansial, pelatihan kepemimpinan, jejaring nasional, serta pengalaman belajar langsung.

Bersamaan dengan penyelenggaraan TSG 2026, Tanoto Foundation juga membuka pendaftaran Program Beasiswa TELADAN Cohort 2027 bagi mahasiswa semester pertama di 10 perguruan tinggi mitra. Selain bantuan biaya pendidikan, penerima beasiswa memperoleh kesempatan mengikuti konferensi, sertifikasi, pertukaran pelajar, magang industri, hingga pendanaan riset.

Sejak 2006, Tanoto Foundation mencatat telah memberikan dukungan kepada 8.803 penerima beasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, dengan tujuan menyiapkan generasi muda yang berintegritas, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.