
BEKASI – RS Budi Lestari Bekasi resmi memperkenalkan teknologi Ultrasonografi (USG) berbasis Artificial Intelligence (AI) generasi terbaru. Inovasi ini menjadi langkah preventif proaktif rumah sakit dalam menjaga kesehatan ibu hamil, sekaligus mengoptimalkan golden hour atau periode emas pertumbuhan anak sejak dalam kandungan.
Teknologi pertukaran ini diperkenalkan melalui Seminar Awam bertajuk “Teknologi Terbaru AI untuk Menjaga dan Mengoptimalkan Golden Hour Si Kecil” yang berlangsung di RS Budi Lestari, Minggu (19/07/2026).
Integrasi AI pada perangkat USG ini merupakan tonggak penting transformasi digital rumah sakit, yang memungkinkan layanan medis menjadi jauh lebih presisi, akurat, dan personal. Dengan kemampuan menerjemahkan gambar yang cerdas, sistem AI mampu menyajikan visualisasi janin yang jauh lebih tajam dan detail. Hal ini membantu tim medis mengidentifikasi kondisi klinis yang mungkin sulit terdeteksi secara manual, sehingga risiko komplikasi kehamilan dapat ditekan sesedini mungkin.
“Inilah perkembangan teknologi yang memungkinkan ibu mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik. Kita memiliki dokter-dokter yang teladan, dan tentu saja, mereka harus didukung oleh perangkat yang juga mumpuni,” ujar Dr. dr. Binarwan Halim.

Senada dengan hal tersebut, Dr. dr. Irvan Adenin, menekankan fungsi vital teknologi ini dalam mitigasi risiko.
“USG memungkinkan dokter memantau kondisi janin dan ibu secara real-time . Deteksi dini terhadap kelainan plasenta, posisi janin, atau gangguan pertumbuhan dapat dilakukan jauh sebelum komplikasi serius terjadi,” jelasnya.
Lebih dari sekedar alat diagnostik, teknologi ini juga memberikan gambaran tumbuh kembang janin yang lebih komprehensif bagi orang tua. Melalui hadirnya inovasi ini, RS Budi Lestari berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai krusialnya deteksi dini selama masa kehamilan demi memastikan tumbuh kembang anak yang optimal sejak hari pertama.