Gagas Revitalisasi Rumah Tahfiz, Peserta Beasiswa BAZNAS Raih Juara Tingkat Nasional

ANP • Friday, 17 Jul 2026 - 22:51 WIB

JAKARTA - Mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) 2025 dari Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Jambi, Zulfan Fajri Hutabarat, sukses meraih Juara 3 Lomba Karya Tulis Mahasiswa (LKTM) BKS PTN BARAT Se-Indonesia 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang.

Zulfan bersama timnya berhasil meraih prestasi nasional tersebut melalui karya ilmiah berjudul "Optimalisasi Peran Rumah Tahfiz dalam Peningkatan Literasi Al-Qur'an sebagai Upaya Pemberantasan Buta Aksara Menuju Generasi Qurani di Desa Pematang Raman" yang merancang strategi revitalisasi rumah tahfiz di Jambi.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian gemilang ini karena membuktikan bahwa para penerima beasiswa mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui inovasi ilmiah.

"Kami sangat bangga atas prestasi Zulfan, dan BAZNAS akan terus berkomitmen mendukung anak-anak bangsa yang berprestasi agar terus melahirkan karya terbaik yang bermanfaat bagi umat," jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/7/2026).

Idy Muzayyad juga menegaskan pencapaian ini menjadi bukti nyata efektivitas pendayagunaan dana zakat dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing tinggi.

Lebih lanjut, Idy berharap agar pencapaian berskala nasional ini dapat memicu motivasi bagi seluruh peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS lainnya untuk terus mengukir prestasi di berbagai bidang.

"Semoga keberhasilan ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh awardee BCB di Indonesia untuk tidak berhenti berinovasi, menginspirasi, dan membawa nama baik BAZNAS di tingkat nasional hingga internasional," katanya.

Sementara itu, Zulfan Fajri Hutabarat mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas dukungan penuh dari Badan Amil Zakat Nasional yang telah menjadi pilar utama di balik kesuksesan akademis dan organisasinya.

Beasiswa Cendekia BAZNAS diakuinya bukan sekadar bantuan finansial, melainkan sebuah bahan bakar motivasi yang memicu dirinya dan tim untuk berani berinovasi demi kemajuan masyarakat desa.

"Prestasi ini berawal dari semangat untuk memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan yang didukung oleh Beasiswa Cendekia BAZNAS, dan saya berharap capaian ini dapat menginspirasi seluruh awardee untuk terus mengharumkan nama BAZNAS di tingkat nasional maupun internasional," ujar Zulfan.