Olah Limbah Pisang, Sekolah Perbatasan SMP IL Kapten Fatubaa Juara AIA Healthiest Schools 2026

RED • Thursday, 9 Jul 2026 - 15:16 WIB

Jakarta— Sekolah dari wilayah perbatasan terpencil Indonesia sukses menggebrak panggung internasional. SMP IL Kapten Fatubaa resmi dinobatkan sebagai Juara Utama Asia Pasifik dalam ajang SMP IL Kapten Fatubaa juara AIA Healthiest Schools 2026 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, Rabu (8/7/2026).

​Atas prestasi gemilang ini, sekolah yang terletak di Desa Fatubaa tersebut berhak membawa pulang hadiah pendanaan pendidikan senilai US$40.000 atau sekitar Rp650 juta. Mereka sukses menyisihkan hampir 1.000 portofolio inovasi dari 9 negara kompetitor di kawasan Asia Pasifik.

​"Kami para guru dan siswa hanya berusaha melakukan yang terbaik dari keterbatasan yang ada. Kami berupaya mengubah limbah kulit pisang menjadi produk bernilai ekonomi. Penghargaan ini bukan akhir, kami memiliki tanggung jawab besar untuk melanjutkan proyek ini demi masa depan komunitas di perbatasan," ungkap Antonius Kapitan, guru pendamping SMP IL Kapten Fatubaa dengan haru.

​Meskipun para siswanya harus berjalan kaki sejauh 12 kilometer dan menyeberangi sungai tanpa jembatan untuk bersekolah, keterbatasan itu justru memicu lahirnya Huka Upcycling Project (HUP). Nama Huka diambil dari bahasa Tetun, Hudi Kakun, yang berarti kulit pisang.

​Melalui program makan sehat di sekolah yang menyisakan banyak limbah organik, para siswa melakukan inovasi sains hulu ke hilir dengan mengubah kulit pisang menjadi tiga produk unggulan berkelanjutan:

Huka Ice Cream: Produk es krim ramah anak yang diproduksi higienis.

Huka Compost & Liquid Fertiliser: Pupuk padat dan pupuk cair organik untuk menyuburkan lahan pertanian.

​Saat ini, produk-produk hasil ekonomi sirkular tersebut telah didistribusikan secara komersial ke koperasi lokal, NTT Mart, hingga digunakan langsung oleh para petani di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste dengan total penerima manfaat mencapai lebih dari 1.000 orang.

Head Judge sekaligus AIA Group Chief Marketing Officer, Stuart A. Spencer, menyampaikan apresiasi mendalam atas daya juang sekolah perwakilan Indonesia ini. Ia menilai proyek HUP berhasil mengintegrasikan empat pilar utama kompetisi, yakni pola makan sehat, gaya hidup aktif, kesehatan mental, dan keberlanjutan lingkungan.

​Pihak AIA Group menegaskan bahwa kompetisi tahunan ini merupakan bagian dari pilar strategis gerakan AIA One Billion yang membidik target satu miliar orang di dunia untuk hidup lebih sehat dan berkelanjutan pada tahun 2030.

​Ke depan, manajemen SMP IL Kapten Fatubaa menargetkan untuk segera mengurus sertifikasi BPOM, mematenkan hak kekayaan intelektual produk Huka, serta memperluas jejaring pasokan bahan baku lintas batas negara.