
Magelang - Bormar Menyapa 2026 digelar di Balkondes Ngadiharjo, Magelang, pada Rabu (8/7), membuka rangkaian perayaan satu dekade Bank Jateng Borobudur Marathon.Perayaan tahun ini mengangkat tema "D of Legacy", memperingati sekaligus mengapresiasi warisan cerita Bank Jateng Borobudur Marathon.
Selain menghadirkan berbagai program unggulan seperti Bank Jateng Friendship Run, Bank Jateng Pawone, dan Bank Jateng Young Talent, penyelenggara juga menyiapkan apresiasi spesial bagi pelari yang setia mengikuti Bank Jateng Borobudur Marathon.
Selama satu dekade, Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) telah bertumbuh menjadi ajang sport tourism yang mengakar pada budaya lokal sekaligus menghadirkan dampak bagi masyarakat. Memasuki penyelenggaraan tahun ke-10, perjalanan tersebut dirayakan melalui rangkaian kegiatan yang mengusung tema "A Decade of Legacy".
Rangkaian perayaan diawali melalui kegiatan Bormar Menyapa yang digelar di Balkondes Ngadiharjo, Magelang, Rabu (8/7/2026). Perayaan ini menjadi bentuk apresiasi atas cerita, kolaborasi, dan warisan yang telah dibangun bersama selama satu dekade, sekaligus menandai awal perjalanan menuju Bank Jateng Borobudur Marathon 2026 yang akan diikuti oleh 12.500 pelari.
Perayaan ini juga menegaskan bahwa warisan terbesar Borobudur Marathon bukan hanya capaiannya sebagai ajang perlombaan, melainkan cerita, kebersamaan, dan dampak yang terus hidup bersama masyarakat.
Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno mengatakan, perjalanan satu dekade Bank Jateng Borobudur Marathon menunjukkan bagaimana sebuah ajang olahraga mampu berkembang menjadi kebanggaan daerah sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus mendukung agar Bank Jateng Borobudur Marathon dapat terus tumbuh, membawa semakin banyak manfaat, serta menjadi warisan yang membanggakan bagi generasi mendatang dan wajah sport tourism Indonesia di mata dunia,” pungkas Luthfi.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko memandang satu dekade kolaborasi bersama Borobudur Marathon sebagai perjalanan yang menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
“Dari olahraga, pariwisata, hingga pemberdayaan UMKM, Bank Jateng Borobudur Marathon telah menunjukkan bahwa sebuah event dapat menjadi penggerak pertumbuhan yang berkelanjutan. Perjalanan ini juga membuka banyak ruang bagi Bank Jateng untuk semakin dekat dengan masyarakat, mulai dari mendampingi UMKM lokal melalui Bank Jateng Pawone hingga ikut berkontribusi dalam pengembangan talenta-talenta muda melalui program Bank Jateng Young Talent. Kami tidak hanya menyaksikan ajang ini berkembang, tetapi bagaimana kolaborasi ini menghadirkan manfaat nyata, mulai dari pemberdayaan UMKM hingga talenta muda.” ungkapnya.
Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chie An mengatakan, perjalanan sepuluh tahun Borobudur Marathon juga tidak lepas dari peran masyarakat Magelang yang tumbuh bersama penyelenggaraan ajang ini. Kehangatan masyarakat dalam menyambut para pelari, menurutnya, juga turut menjadi identitas yang membuat Borobudur Marathon memiliki pengalaman berbeda dibandingkan ajang lari lainnya.
“Bagi kami, kebanggaan terbesar bukan hanya menjadi tuan rumah sebuah ajang kelas dunia, tetapi menjadi rumah yang selalu dirindukan oleh siapa pun yang pernah datang ke sini,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinantyo mengatakan, refleksi atas perjalanan Borobudur Marathon yang selama sepuluh tahun telah melahirkan berbagai cerita, membangun komunitas, menggerakkan masyarakat, serta mempererat hubungan antarmanusia. Nilai-nilai tersebut menjadi warisan yang akan terus dijaga dalam setiap penyelenggaraan Borobudur Marathon ke depan.
Oleh karena itu, perayaan satu dekade Bank Jateng Borobudur Marathon juga dirancang sebagai bentuk apresiasi bagi seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanannya selama ini. Berbagai program yang telah mewarnai penyelenggaraan Borobudur Marathon, seperti Bank Jateng Friendship Run, Bank Jateng Pawone, dan Bank Jateng Young Talent, akan kembali dihadirkan.
Selain itu, penyelenggara juga telah menyiapkan medali apresiasi spesial satu dekade kepada pelari yang telah mengikuti Borobudur Marathon lebih dari empat kali.
“Karena Borobudur Marathon tidak dibangun oleh satu pihak saja, tetapi oleh setiap langkah, setiap cerita, dan setiap orang yang memilih untuk kembali dan tumbuh bersama kami,” tegas Haryo.
Country Manager PUMA Indonesia Sang Woo mengatakan, kolaborasi perdana PUMA sebagai Official Sport Brand dalam perayaan satu dekade Bank Jateng Borobudur Marathon didasari kesamaan visi untuk mendorong gaya hidup aktif sekaligus memperkuat budaya lari di Indonesia. Menurutnya, Borobudur Marathon telah berkembang menjadi lebih dari sekadar perlombaan, tetapi juga sebuah gerakan yang menghubungkan masyarakat melalui olahraga, budaya, dan pengalaman bersama.
Generali Indonesia, yang telah menjadi bagian dari perjalanan Bank Jateng Borobudur Marathon selama sembilan tahun, memandang kolaborasi ini sebagai perjalanan yang dibangun atas visi yang sama untuk mendorong masyarakat hidup lebih sehat dan aktif.
Generali melihat Borobudur Marathon terus berkembang menjadi ruang yang menyatukan komunitas sekaligus menginspirasi semakin banyak orang untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup.
Sementara itu, Le Minerale yang telah mendampingi Borobudur Marathon selama tiga tahun, memaknai ajang ini sebagai kesempatan untuk terus hadir di setiap langkah para pelari. Bagi Le Minerale, kolaborasi ini memperkuat semangat kebersamaan serta mendorong semakin banyak masyarakat untuk mulai berlari dan menerapkan gaya hidup sehat.
Sebagai official isotonic partner, ISOPLUS yang telah mendampingi selama sembilan tahun, juga menegaskan perannya dalam mendukung performa pelari. Bagi ISOPLUS, Borobudur Marathon bukan hanya ajang lari, melainkan ruang yang menginspirasi gaya hidup aktif, di mana dukungan yang paling bermakna adalah bisa menjadi bagian dari perjalanan pelari dari langkah pertama hingga mereka terus kembali setiap tahunnya.
Hadirnya InJourney sebagai Official Destination Partner di perayaan satu dekade yang bukan sekadar lomba lari, melainkan platform strategis yang memadukan olahraga dengan kekayaan budaya Candi Borobudur serta memberikan dampak nyata bagi ekonomi dan masyarakat lokal. Ke depan, InJourney berkomitmen untuk terus mendukung Borobudur Marathon dan memperkuat pengembangan ekosistem sport and wellness tourism di kawasan ini demi mewujudkan destinasi pariwisata berkelanjutan kelas dunia.
Berakhirnya Bormar Menyapa 2026 menjadi penanda dimulainya rangkaian perayaan satu dekade Bank Jateng Borobudur Marathon. Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen penyelenggara untuk terus menghadirkan ajang lari berkelas dunia yang berakar pada budaya lokal, memberi manfaat bagi masyarakat, serta menjaga warisan berupa cerita, kebersamaan, dan kolaborasi yang akan terus hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya.