
TANGERANG – Pasangan suami istri asal Padangsidimpuan, Sumatera Utara, T. Faisal Laksamana (65) dan dr. Indriati (61), bersiap memulai ekspedisi lintas negara bertajuk 'The Great Overland Journey: Indonesia–Southeast Asia–Mecca–Europe 2026–2027'. Selama sekitar 10 bulan, keduanya akan menempuh perjalanan darat melintasi Asia Tenggara, Asia Tengah, Timur Tengah, hingga Eropa menggunakan kendaraan roda empat.
Pasangan yang dikenal melalui media sosial sebagai "Kakek Nenek Keliling Dunia" itu menyatakan perjalanan tersebut tidak hanya bertujuan menjelajahi berbagai negara, tetapi juga membawa misi memperkenalkan budaya Indonesia serta menginspirasi masyarakat agar tetap aktif berkarya tanpa memandang usia.
"Kami ingin membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus bermimpi, belajar, berkarya, dan menjelajahi dunia. Perjalanan ini bukan sekadar berpindah tempat, tetapi membawa harapan, mempererat persahabatan antarbangsa, serta memperkenalkan Indonesia kepada dunia," ujar Faisal dalam keterangannya di Tangerang, Senin (7/7/2026).
Sebelum memulai ekspedisi menuju Mekkah dan Eropa, Faisal dan Indriati telah melakukan perjalanan ke lebih dari 30 provinsi di Indonesia sejak 2022. Mereka juga telah mengunjungi delapan negara di kawasan Asia Tenggara, antara lain Timor-Leste, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Laos, Kamboja, dan Vietnam.
Menurut Faisal, pengalaman tersebut menjadi bekal dalam menghadapi perjalanan lintas benua yang akan melewati beragam kondisi geografis, budaya, bahasa, dan iklim.
Selama perjalanan, pasangan ini berencana mendokumentasikan pengalaman mereka sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, dan nilai-nilai kemanusiaan Indonesia melalui berbagai platform digital.
Ekspedisi tersebut mendapat dukungan dari PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk. Direktur Sales & Marketing perusahaan, Hasan Aripin, mengatakan dukungan diberikan karena perjalanan tersebut dinilai mencerminkan semangat ketangguhan dan keberanian menghadapi tantangan.
"Mereka membuktikan bahwa mimpi tidak mengenal usia. Kami berharap perjalanan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia untuk terus berani bermimpi, berkarya, dan membawa nama baik bangsa di dunia internasional," kata Hasan.
Ekspedisi The Great Overland Journey dijadwalkan berlangsung hingga 2027 dengan melintasi sejumlah negara di Asia dan Eropa. Selain menjadi perjalanan pribadi, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana promosi budaya Indonesia sekaligus menginspirasi masyarakat untuk tetap produktif dan aktif pada usia lanjut.