Wisuda UT 2025/2026 Hadirkan Ribuan Lulusan, Kisah Imam Pesuwaryantoro Jadi Sorotan

AKM • Friday, 3 Jul 2026 - 04:10 WIB
Imam Pesuwaryantoro menjadi salah satu lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi yang mendapat perhatian.

TANGERANG SELATAN – Universitas Terbuka (UT) menggelar Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 Semester Genap Wilayah I di Gedung UT Convention Center (UTCC), Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Selasa (30/6/2026). Ribuan lulusan dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri mengikuti prosesi tersebut sebagai penanda berakhirnya masa studi mereka.

Wisuda dipimpin Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., serta dihadiri jajaran pimpinan UT, pengurus Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT), perwakilan instansi pemerintah, dan mitra universitas.

Dalam sambutannya, Ali Muktiyanto menegaskan bahwa sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh yang diterapkan UT dirancang untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat dalam mengakses pendidikan tinggi, termasuk bagi mereka yang telah bekerja.

"Kami memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat dalam mengakses pendidikan tinggi, termasuk bagi mereka yang telah bekerja," ujarv Rektor.

Di antara ribuan wisudawan, Imam Pesuwaryantoro menjadi salah satu lulusan yang mendapat perhatian. Lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi tersebut menyelesaikan pendidikan sambil menjalani sejumlah aktivitas profesional di bidang komunikasi, keberlanjutan, dan kewirausahaan.

Tidak Selalu Mudah

Imam mengaku perjalanan menyelesaikan kuliah tidak selalu mudah karena harus membagi waktu antara pekerjaan, aktivitas organisasi, dan studi.

"Wisuda ini bukan sekadar gelar akademik, tetapi bukti bahwa kerja keras, keuletan, dan konsistensi mampu membawa kita pada titik keberhasilan. Saya percaya komunikasi strategis dan keberlanjutan bukan hanya konsep, melainkan nilai yang perlu terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Imam usai prosesi wisuda.

Selama menempuh pendidikan di UT, Imam bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan sampah plastik berbasis insentif. Di saat yang sama, ia juga menjalankan sejumlah usaha dan aktivitas profesional di bidang komunikasi, termasuk mengembangkan layanan distribusi siaran pers dan publikasi media yang berawal dari tugas perkuliahan pada mata kuliah Teknik Public Relations.

Selain aktivitas profesional, Imam juga tercatat meraih sejumlah penghargaan di tingkat internasional dan nasional. Di antaranya Juara I The Best Youth Innovation Speakup Forum pada Japan International Youth Innovation Summit (JIYIS) 2025 di Tokyo serta penghargaan The Best Team dalam Youth Environmental Festival 2024 yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Ia juga dipercaya mengemban tugas sebagai Country Director Indonesian Global Network of Political Leaders, sebuah jaringan kepemimpinan muda yang berfokus pada isu pembangunan berkelanjutan dan kolaborasi global.

Bagi Imam, keberhasilan menyelesaikan pendidikan menjadi bukti bahwa sistem pembelajaran fleksibel yang diterapkan Universitas Terbuka memungkinkan mahasiswa tetap mengembangkan karier tanpa harus meninggalkan pendidikan.

"Saya berharap pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi siapa pun yang sedang berjuang menyelesaikan pendidikan. Kesibukan bekerja bukan alasan untuk berhenti belajar selama ada kemauan dan disiplin dalam mengatur waktu," katanya.

Penyelenggaraan wisuda ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Terbuka dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk pekerja, aparatur sipil negara, pelaku usaha, hingga masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri.