Tumor Otak Bisa Ditangani Optimal Jika Dideteksi Dini, RS Premier Bintaro Edukasi Masyarakat

ANP • Thursday, 25 Jun 2026 - 11:36 WIB

Jakarta – RS Premier Bintaro kembali menggelar kegiatan Media Gathering sebagai bagian dari upaya edukasi kesehatan kepada masyarakat. Mengusung tema “Tumor Otak Dapat Ditangani dengan Optimal Jika Dideteksi Sejak Dini”, kegiatan ini berlangsung di PUJA Bumi Kenduri The Trunojoyo, Jakarta Selatan, pada Kamis (18/6/2026).

Dalam acara tersebut, RS Premier Bintaro menghadirkan dokter spesialis bedah saraf, dr. Moch. Evodia Slamet R, Sp.BS, yang memberikan pemaparan mengenai jenis-jenis tumor otak, gejala yang perlu diwaspadai, hingga berbagai pilihan penanganan yang tersedia saat ini.

Menurut dr. Evodia, tumor otak terbagi menjadi dua kelompok utama, yakni tumor primer yang berasal dari jaringan otak atau selaput otak, serta tumor sekunder (metastasis) yang merupakan penyebaran kanker dari organ lain seperti payudara, paru-paru, dan tiroid.

“Masih banyak masyarakat yang menganggap semua tumor otak pasti ganas. Padahal berdasarkan data internasional, sekitar 72 persen tumor otak primer bersifat jinak, sementara 28 persen lainnya bersifat ganas,” jelasnya.

Meski demikian, baik tumor jinak maupun ganas tetap berpotensi membahayakan karena berada di dalam rongga kepala yang terbatas. Pertumbuhan tumor dapat menekan jaringan otak dan mengganggu fungsi-fungsi vital tubuh.

Dr. Evodia menjelaskan bahwa sejumlah gejala yang perlu diwaspadai antara lain nyeri kepala kronis yang semakin berat disertai pandangan kabur, kejang pertama kali pada usia dewasa, gangguan keseimbangan dan koordinasi, kelemahan pada tangan atau kaki, gangguan pendengaran, perubahan kepribadian, hingga muntah menyemprot dan penurunan kesadaran.

Pada kondisi tertentu, tumor otak bahkan dapat menjadi keadaan gawat darurat, seperti terjadinya hidrosefalus atau penumpukan cairan otak serta perdarahan pada tumor. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan segera untuk mencegah kerusakan otak permanen hingga risiko kematian.

Untuk memastikan diagnosis, pemeriksaan pencitraan seperti CT Scan dan MRI dengan kontras sering kali diperlukan. Pemeriksaan dengan kontras dinilai mampu memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai keberadaan dan karakteristik tumor.

Sebagai rumah sakit yang memiliki layanan bedah saraf komprehensif, RS Premier Bintaro menyediakan berbagai pilihan terapi yang disesuaikan dengan kondisi pasien. Penanganan tersebut meliputi terapi medikamentosa untuk mengurangi gejala dan pembengkakan otak, operasi bedah saraf terbuka maupun minimal invasif, radioterapi, hingga kemoterapi pada kasus-kasus tertentu seperti glioblastoma.

Salah satu teknologi yang menjadi unggulan adalah Gamma Knife Radiosurgery, yakni prosedur tanpa sayatan yang menggunakan radiasi terfokus untuk mengendalikan pertumbuhan tumor, terutama pada tumor berukuran kecil. Tindakan ini umumnya hanya memerlukan satu kali terapi dan tidak menimbulkan luka operasi.

Melalui kegiatan ini, RS Premier Bintaro menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap gejala neurologis yang berlangsung kronis dan semakin memburuk. Deteksi dini dan pemeriksaan yang tepat dapat meningkatkan keberhasilan terapi sekaligus mencegah komplikasi yang lebih berat.

RS Premier Bintaro berharap edukasi yang diberikan melalui media dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih mengenali gejala tumor otak, tidak menunda pemeriksaan, serta memahami bahwa perkembangan teknologi medis saat ini telah menghadirkan berbagai pilihan terapi yang efektif, aman, dan mampu meningkatkan kualitas hidup pasien.