
JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) resmi menutup rangkaian Verifikasi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026 yang telah berlangsung selama lima hari di Jakarta. Penutupan yang digelar pada Kamis (18/6) malam berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, mempertemukan 228 putra-putri terbaik dari 38 provinsi dalam semangat persatuan, kebersamaan, dan pengabdian kepada bangsa.
Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai penutupan kegiatan yang tidak hanya menjadi akhir dari kompetisi, tetapi juga awal dari persaudaraan yang terjalin antarpeserta dari seluruh penjuru Indonesia.
Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, yang secara langsung menutup kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas dedikasi, disiplin, dan semangat juang yang telah ditunjukkan selama mengikuti seluruh tahapan verifikasi.
"Proses verifikasi yang telah dilaksanakan selama beberapa hari terakhir dilakukan secara objektif, profesional, transparan, dan akuntabel," ujar Yudian.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses penilaian dilaksanakan dengan menjunjung tinggi integritas tanpa memberikan ruang bagi praktik yang mencederai keadilan.
"Tidak ada keberpihakan, tidak ada perlakuan istimewa kepada siapa pun, serta tidak ada ruang bagi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam seluruh proses penilaian yang dilaksanakan," tegasnya.
Yudian juga berpesan agar seluruh peserta menerima hasil seleksi dengan lapang dada. Menurutnya, setiap peserta yang berhasil mencapai tahap verifikasi nasional merupakan putra-putri terbaik bangsa yang telah mengharumkan nama daerah masing-masing.
"Baik bertugas di tingkat pusat maupun di tingkat provinsi, kalian tetap membawa kehormatan daerah, keluarga, dan bangsa Indonesia. Jangan ada rasa kecewa yang berlebihan, jangan merasa lebih unggul ataupun rendah diri. Jadikanlah momentum ini sebagai jalan untuk mempererat persaudaraan dan menjaga semangat persatuan Indonesia," pesannya.
Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP, Adhianti, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 15–19 Juni 2026 berjalan dengan lancar dan tertib.
Selama pelaksanaan verifikasi, peserta mengikuti berbagai tahapan penilaian secara komprehensif yang meliputi pemeriksaan kesehatan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), psikotes, penilaian minat dan bakat, serta wawancara sebagai bagian dari proses seleksi untuk memperoleh calon Paskibraka yang berkarakter Pancasila, berintegritas, dan berprestasi.
"Kami bersyukur bahwa selama pelaksanaan verifikasi hingga malam penutupan ini, seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan kegiatan dalam keadaan sehat," ungkap Adhianti.
Ia juga menjelaskan bahwa proses kepulangan peserta menuju daerah asal telah dipersiapkan secara matang oleh panitia agar berlangsung aman dan lancar.
"Proses kepulangan peserta dilaksanakan secara bertahap mulai malam ini. Seluruh kebutuhan administrasi dan transportasi telah disiapkan sehingga diharapkan seluruh peserta dapat kembali ke provinsi masing-masing dengan aman dan lancar," jelasnya.
Terkait hasil akhir verifikasi, BPIP akan mengumumkannya secara resmi melalui konferensi pers yang jadwal pelaksanaannya akan diinformasikan melalui kanal media sosial resmi BPIP.
Berakhirnya proses verifikasi ini menjadi bukti bahwa Paskibraka bukan sekadar ajang seleksi, melainkan ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, disiplin, dan persaudaraan kebangsaan yang akan terus melekat dalam diri setiap peserta sebagai generasi penerus bangsa yang berjiwa Pancasila.