
Jakarta - Suasana malam di kawasan Jelambar, Jakarta Barat, mendadak gempar pada Senin (16/6/2026) malam. Kehadiran sejumlah "hantu" yang dikawal oleh satu unit replika tank TNI, mengiringi langkah ribuan peserta pawai obor dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H (malam 1 Suro). Acara meriah ini digagas oleh pengurus Musala Nurul Hikmah, Kelurahan Jelambar Baru.
Pawai obor yang juga melibatkan sejumlah musala dan masjid sekitar Kelurahan Jelambar Baru semakin semarak dengan aktraksi ondel-ondel dan pencak silat Palang Pintu dari kelompok kesenian tradisional Betawi, Sanggar Bintang Adzam.
Suasana kian hidup dengan adanya atraksi kembang api dan dentuman petasan. Menariknya, kemeriahan ini sukses menyedot perhatian warga Kompleks Duta Mas, Jelambar Baru, yang mayoritas dihuni oleh masyarakat keturunan Tionghoa.
Pemandangan indah penuh solidaritas dan harmoni antarumat beragama pun tercipta secara alami. Warga keturunan Tionghoa yang merasa terhibur tampak antusias memberikan saweran kepada "hantu-hantu" yang diperankan oleh anak-anak peserta pawai.
Hantu serupa tuyul, kuntilanak hingga pocong bayi yang disimbolkan sebagai zionis israel dan para koruptor yang mengisap darah rakyat Indonesia itu, adalah buah kreativitas para pemuda dan pengurus Musala Nurul Hikmah.
"Semoga di tahun baru 1 Muharram 1448 Hijriah, bumi Indonesia terbebas dari hantu-hantu koruptor, hantu-hantu mafia tanah, dan hantu-hantu lainya, termasuk tanah Palestina dan Iran juga dibebaskan dari hantu-hantu Zionis Israel, dan tercipta damai di muka bumi, terkhusus dunia Islam," ujar Ketua Musala Nurul Hikmah, Ustad Ali Mustofa.
Sementara itu, sekretaris Musala Nurul Hikmah, Ustad Khandirin mengatakan, pawai obor rutin tiap tahun digelar oleh pihaknya guna menyemarakkan Tahun Baru Islam. "Tahun baru semangat baru. Girah memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik," tandasnya.