
Jakarta – Musisi sekaligus pemain Sape' Dayak, Gabriel Drannoktah, resmi memperkenalkan single perdananya berjudul Senyumanmu. Lagu tersebut menjadi penanda langkah baru dalam perjalanan kariernya sebagai solois yang menggabungkan unsur musik tradisional Kalimantan dengan sentuhan musik modern atau world music.
Peluncuran lagu dilakukan bersamaan dengan kegiatan showcase di Jakarta pada Minggu (14/6). Melalui karya debut tersebut, Gabriel berupaya menghadirkan warna musik yang memadukan instrumen tradisional Sape' Dayak dengan aransemen kontemporer yang lebih dekat dengan pendengar masa kini.
Lagu Senyumanmu mengangkat tema tentang perasaan jatuh cinta pada pandangan pertama. Nuansa romantis yang dihadirkan dikemas melalui permainan Sape', vokal yang lembut, serta lirik yang menggambarkan perpaduan antara kebahagiaan dan kegelisahan dalam pengalaman jatuh cinta.
Menurut Gabriel, lagu tersebut lahir dari pengalaman pribadi yang kemudian diterjemahkan ke dalam karya musik.
"Lagu ini dibuat dengan penuh emosi dan kejujuran berdasarkan pengalaman pribadi. Saya ingin pendengar merasakan apa yang saya rasakan, perasaan yang mentah namun penuh makna," ujarnya dalam keterangan yang diterima, di Jakarta. Senin (15/6)
Musisi kelahiran Desa Bengkilu, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, itu mengatakan penggunaan Sape' dalam lagu tersebut menjadi bagian dari upayanya memperkenalkan kekayaan budaya Dayak kepada audiens yang lebih luas.
"Single ini adalah langkah awal saya untuk membawa keindahan bunyi Sape' lebih dekat ke telinga pendengar lintas generasi. 'Senyumanmu' adalah ungkapan syukur dan kekaguman yang saya tuangkan melalui dawai-dawai Sape' yang saya padukan dengan dinamika vokal yang intim," kata Gabriel.
Dikenal sebagai praktisi seni tradisi Dayak, Gabriel memiliki latar belakang yang cukup beragam. Sebelum menekuni dunia musik secara profesional, ia pernah berkarier sebagai pesepak bola dan tampil di kompetisi Liga 3 Indonesia. Namun, ketertarikannya terhadap seni dan budaya Dayak membawanya untuk fokus mengembangkan kemampuan bermain Sape' serta bernyanyi.
Dalam perjalanannya, Gabriel pernah meraih prestasi pada ajang Vocal Solo Gawai Dayak Jakarta dan kerap tampil dalam berbagai kegiatan, mulai dari acara kebudayaan, pernikahan, hingga kegiatan kenegaraan.
Seniman Tradisi Dayak
Showcase peluncuran Senyumanmu juga menghadirkan sejumlah seniman tradisi Dayak yang turut berkolaborasi dalam pertunjukan. Acara tersebut digelar di Aming Coffee, sebuah tempat yang dipilih karena memiliki keterkaitan dengan Kalimantan Barat, daerah asal Gabriel.
Proses produksi lagu dilakukan dengan menggabungkan teknik rekaman modern dan instrumen tradisional. Menurut Gabriel, pendekatan tersebut dilakukan agar karakter suara Sape' tetap terdengar autentik sekaligus dapat menyatu dengan aransemen musik yang lebih luas.
Kehadiran Senyumanmu dinilai menjadi bagian dari upaya memperluas ruang bagi musik tradisional Indonesia di tengah perkembangan industri musik yang semakin beragam. Melalui karya tersebut, Gabriel berusaha menunjukkan bahwa instrumen tradisional dapat beradaptasi dengan berbagai genre tanpa kehilangan identitas budayanya.
Single Senyumanmu kini telah tersedia di berbagai platform musik digital. Peluncuran lagu ini sekaligus menjadi awal dari rangkaian karya yang akan dikembangkan Gabriel dalam upayanya mengangkat musik tradisional Dayak ke panggung yang lebih luas.
Mengusung slogan "Memainkan Nada, Merangkai Cerita, Berbagi Rasa", Gabriel berharap karya-karyanya dapat menjadi jembatan antara warisan budaya Nusantara dan generasi pendengar masa kini.